Dosen Kesehatan Masyarakat Undhira Nyoman Suarjana Raih Gelar Doktor Ilmu Kedokteran

Dosen Kesehatan Masyarakat Undhira Nyoman Suarjana

Satu lagi dosen Universitas Dhyana Pura yang menyelesaikan jenjang pendidikan tertinggi dan meraih gelar doktor. Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat Undhira, dr. Nyoman Suarjana, M.Repro  meraih gelar doktor dari Program Pascasarjana Fakultas Kedokteran setelah berhasil memertahankan disertasinya yang berjudul  PEMBERIAN EKSTRAK BUAH TERONG NGOR (SOLANUM INDICUM) 25 % MENINGKATKAN APOPTOSIS DENGAN MENURUNKAN EKSPRESI BCL-2 SEL- SEL SPERMATOGENIK, MENINGKATKAN EKSPRESI CASPASE 3 DAN INDEKS APOPTOSIS SEL-SEL SPERMATOGENIK PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) “ dalam sidang terbuka Promosi Doktor yang bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Universitas Udayana (Jumat, 12/01/18). Sidang ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Rektor Undhira Dr. Made Nyandra yang juga menjadi undangan akademis pada promosi doktor tersebut memberikan apresiasi dan selamat atas capaian pendidikan tertinggi kepada dr. Suarjana dan berharap ilmu dan riset yang dibuat bisa memberikan dampak pada masyarakat, dan juga negara.

Tampak hadir juga pada sidang promosi doktor dr. Suarjana, Wakil Rektor bidang Akademik Dr. IGB Rai Utama, Wakil Rektor Bidang Operasional Undhira Dr. Wayan Ruspendi Junaedi, serta Ketua Program studi dan Kepala Bagian, kolega serta keluarga dr. Suarjana.

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Ekstrak buah Terong Ngor mengandung solasodin  bersifat anti spermatogenik. Sel-sel sprematogenik yang menurun secara tajam dan terjadinya kerusakan tubulus seminiferus mencit pada pemberian ekstrak buah Terong Ngor 25%, kemungkinan tidak hanya disebabkan oleh adanya penghambatan poros hipopisis hipotalamus saja tetapi juga pada konsentrasi ekstrak buah terong ngor 25%  proses apoptosis terjadi pada sel-sel spermatogenik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa ekstrak buah terung ngor 25% meningkatkan apoptosis pada sel-sel spematogenik mencit.

 Dosen Kesehatan Masyarakat Undhira Nyoman Suarjana1

Penelitian ini menggunakan rancangan randomized post test only control group design. Subjek yang digunakan adalah 36 ekor mencit jantan dewasa strain balb-c berumur 2-3 bulan dengan berat badan 20-25 gram dan sehat. Penelitian ini menggunakan 2 kelompok dengan masing-masing berjumlah 18 ekor mencit, yaitu kelompok kontrol diberi aquadest 0,3 cc/hari (PO) dan kelompok perlakuan yang diberi ekstrak buah Terong Ngor (PI). Penelitian dimulai dengan melakukan adaptasi mencit dalam kondisi laboratorium selama 7 hari, setelah itu perlakuan berdasarkan kelompok dilakukan selama 36 hari. Setelah hari ke 36, mencit di euthanasia dengan di bius dan diambil jaringan testis untuk pemeriksaan ekspresi bcl-2 sel-sel spermatogenik, ekspresi caspase 3 sel-sel-sel spermatogenik dan indeks apoptosis sel-sel spermatogenik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa median ekspresi Bcl-2 pada kelompok perlakuan (P1) adalah 1,00 dan median ekspresi bcl-2 kelompok kontrol (P0) adalah 71,50. Median ekspresi caspase 3 kelompok perlakuan (P1) adalah 95,00 dan median ekspresi caspase 3 pada kelompok kontrol (P0) adalah 2,00. Median indeks apoptosis pada kelompok perlakuan (PI) adalah 0,388 dan median indeks apoptosis pada kelompok kontrol (PO) adalah 0,004. Analisis kemaknaan dengan uji Mann Whitney menunjukkan bahwa terdapat komparasi yang bermakna pada ketiga variabel (p<0,05).

Dosen Kesehatan Masyarakat Undhira Nyoman Suarjana2

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak buah Terong Ngor (Solanum indicum) meningkatkan apoptosis sel-sel spermatogenik dengan menurunkan ekspresi Bcl-2 sel-sel spermatogenik mencit ,meningkatkan ekspresi caspase 3 dan indeks apoptosis sel-sel spermatogenik mencit.

Dengan bertambahnya satu lagi Doktor pada Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi Undhira maka Undhira membuktikan kepada masyarakat terutama kepada orangtua mahasiswa bahwa Undhira selalu mendorong dosen untuk meningkatkan pendidikan, dari dosen yang berkualitas diharapkan output mahasiswa Undhira juga berkualitas.