Fisioterapi Undhira Unggul dalam Prestasi, Teladan dalam Pengabdian

fisio171017

Universitas Dhyana Pura (Undhira) mendorong mahasiswanya untuk berprestasi di bidang akademik maupun non akademik, serta menjadi teladan di masyarakat dalam mengabdikan ilmu dan keterampilannya, dengan dibina oleh dosen-dosen yang berkualitas. Undhira berupaya untuk membina mahasiswa yang competent, confident, dan competitive di tengah masyarakat. Seperti halnya pengakuan yang berhasil diraih dan pengabdian yang secara reguler dilakukan oleh mahasiswa program studi (prodi) Fisioterapi Undhira.

Terbukti, mahasiswa Fisioterapi Undhira berhasil meraih Juara II dalam Olimpiade Fisioterapi Nasional di Poltekkes Kemenkes Jakarta III (7/10). Dalam ajang tersebut, Universitas Esa Unggul Jakarta meraih Juara I dan Akademi Fisioterapi Dustira Cimahi meraih Juara III, mengugguli 13 tim dari seluruh Indonesia. Tim Undhira diwakili oleh I Gusti Putu Martha Kusuma, I Wayan Agus Pratama Abadi, dan Ni Komang Dewiyanti “Banyak pengalaman yang didapat dari olimpiade, salah satunya adalah mengenal teman-teman dari kampus lain dengan jurusan yang sama,” ujar Dewiyanti, mewakili tim Undhira.

Prestasi ini merupakan kali kedua mahasiswa Undhira mengukir prestasi Olimpiade Fisioterapi, setelah meraih Juara II di ajang Olimpiade Fisioterapi Nasional di Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan Maret 2017. “Pencapaian ini semoga menjadi pemicu bagi mahasiswa yang lainnya agar selalu semangat mendalami dan mengaplikasikan ilmu fisioterapi di masyarakat,” jelas Ketua Prodi Fisioterapi Antonius Tri Wahyudi, S.Pd., M.Erg.

S-1 Fisioterapi adalah salah satu program studi andalan Undhira, dengan lebih dari 200 mahasiswa di prodi tersebut, seiring makin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kebugaran secara menyeluruh. Di samping unggul dalam prestasi, prodi Fisioterapi juga teladan dalam mengabdikan ilmunya di masyarakat. Setiap semester, Himpunan Mahasiswa Fisioterapi menggelar Kinematika, sebuah kegiatan pengabdian masyarakat di daerah pedesaan dalam bentuk terapi dan sosialisasi pentingnya fisioterapi dan kebugaran bagi seluruh lapisan masyarakat—dari anak-anak usia sekolah sampai lansia. Secara reguler, prodi Fisioterapi juga mengadakan Sabtu Unitas sebagai sarana komunikasi antar mahasiswa termasuk melakukan bakti sosial ke beberapa tempat. Di samping itu, Fisioterapi Undhira sudah dan sedang membantu KONI Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung guna membantu para atlet dalam persiapan pra kejuaraan serta pemulihan pasca kegiatan.

Di tahun 2017 ini, Prodi Fisioterapi Undhira bekerja sama dengan himpunan orang tua mahasiswanya akan mengadakan mobil Fisioterapi keliling, yang diharapkan dapat membantu akses kepada masyarakat yang membutuhkan layanan Fisioterapi. Rektor Undhira Dr. dr Made Nyandra, Sp.Kj., M.Repro, FIAS mengapresiasi prestasi prodi Fisioterapi serta komitmennya kepada masyarakat. “Pencapaian dan pengabdian prodi Fisioterapi ini akan memotivasi prodi-prodi lain untuk berprestasi, sehingga seluruh mahasiswa Undhira menjadi kompetitif dengan ilmu dan skill yang relevan dan berguna bagi masyarakat,” Ujar Dr. Nyandra.