Himpunan Mahasiswa Manajemen Undhira Adakan Seminar Umum Mencari Solusi di Balik Bencana Alam

himpunan mahasiswa manajemen

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Manajemen Undhira mengadakan seminar umum dan mendatangkan pakar yang kompeten untuk memberikan solusi dan pendapat dalam menghadapi tantangan kompeks dalam perkembangan ekonomi dan pariwisata di Bali dalam kaitannya dengan bencana erupsi Gunung Agung, Senin (12/2). Pakar yang didatangkan yaitu Prof. Dr. I Wayan Ramantha, Ak., MM., CPA dari Universitas Udayana. Mengambil tema “Perekonomian Bali Menghadapi ketidakpastian Gunung Agung (Solusi dan Perspektifnya)”.

          Bali sebagai destinasi wisata utama dunia sangat bertumpu pada bidang pariwisata yang merupakan salah satu bidang pekerjaan sebagian besar penduduk Bali. Bali Selatan merupakan daerah tujuan wisata yang menarik wisatawan mancanegara maupun domestik, dengan pelbagai obyek-obyek wisata, hotel-hotel, restoran dan tempat hiburan yang menjamur dimana-mana. Hal yang menjadi permasalahan saat ini yaitu adanya bencana alam yang tidak dapat diprediksi seperti Bencana erupsinya Gunung Agung di Karangasem, yang sedikit tidaknya membawa dampak bagi sektor pariwisata di Bali.

himpunan mahasiswa manajemen`1

Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra membuka seminar dan menyampaikan pembangunan yang kurang merata antara Bali Utara dan Bali Selatan juga dapat menjadi salah satu faktor persoalan yang harus dibenahi pemerintah. Penduduk Bali berbondong-bondong menuju Bali Selatan karena sektor pariwisata memang sangat menjanjikan. “Erupsi Gunung Agung memberikan dampak signifikan, perekonomian Bali mengalami koreksi atau penurunan sebesar 0,74% dan secara kasar mengalami kerugian sebesar 300 Milyar pada akhir tahun 2017, banyak karyawan hotel yang dirumahkan, kita harus berdiskusi dan banyak mengadakan kegiatan seperti ini, untuk bisa mencari dan mendapatkan solusi dari bencana alam yang terjadi tetapi pariwisata tetap berjalan. Ada Peluang di balik erupsi Gunung Agung”, Ujar Dr. Made Nyandra.

himpunan mahasiswa manajemen2

Dalam perspektifnya, Prof. Dr. I Wayan Ramantha, Ak., MM., CPA mengatakan bahwa potensi Bali sangat besar, sektor pariwisata dan pertanian sangat menjanjikan dan potensial di Bali. Menurutnya tanah Pulau Bali sangat subur dan banyak hal bisa dikembangkan dengan potensinya. Dengan adanya bencana erupsi Gunung Agung dan sektor pariwisata sedikit menurun maka sektor pertanian perlu ditingkatkan. Inovasi, pengembangan mutu dan kualitas dari produk pertanian sangat penting untuk menggaet pasar.

Sebagai contoh beliau menjelaskan bahwa saat ini, Prof. Ramantha mengekspor produk dari bahan kunyit ke Amerika, potensi kunyit di benua Amerika sangat besar. Harga produk kunyit di Bali sangat murah tetapi kalo sudah diolah dengan kualitas baik kemudian dijual atau diekspor ke luar negeri maka harga produk dari kunyit tersebut menjadi sangat mahal. Oleh karena itu, Prof Ramantha mengajak dan menghimbau kepada para mahasiswa Undhira untuk belajar berwirausaha, mencari potensi lokal yang ada di pulau sendiri untuk dikembangkan menjadi sumber pendapatan sekaligus daya tarik wisata. Jadi ada simbiosis mutualisme antara pertanian dan pariwisata karena potensi pulau Bali ada di dua sektor tersebut, ujar Prof. Ramantha.

Seminar yang diikuti lebih dari 200 mahasiswa ini diselenggarakan secara rutin oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Dhyana Pura (Mandhira), yang membahas isu-isu terkini yang terkait dengan perkembangan ekonomi dan bisnis pariwisata serta mendatangkan para pakar yang kompeten di bidangnya. Program studi Manajemen (akreditasi “B”) adalah salah satu dari 15 program studi di Undhira yang mendidik calon-calon pemimpin masa depan yang kompeten di bidangnya, percaya diri, dan siap untuk berkompetisi dalam skala lokal maupun global.