Himpunan Mahasiswa Undhira Gelar Bakti Sosial Peduli Bencana Alam

Himpunan Mahasiswa Undhira

Bencana alam memang tidak pernah dapat diduga, seperti halnya kegiatan vulkanisnya Gunung Agung di Karangasem yang menimbulkan dampak yang sangat signifikan pada masyarakat sekitar lereng gunung tersebut. Masyarakat harus mengungsi karena potensi Gunung Agung akan meletus dan erupsi. Peningkatan status menjadi “Awas” membuat masyarakat juga menjadi was-was akan keselamatannya. Sedikit tidaknya hampir 100.000 jiwa mengungsi ke 8 Kabupaten yang tersebar di Pulau Bali.

Melihat situasi sulit yang dihadapi masyarakat, relawan mahasiswa Fakultas Ilmu Ekonomika dan Humaniora (FEH) dan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKST) yang dikoordinir oleh Organisasi Fungsionaris Mahasiswa Undhira dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Undhira menggelar kegiatan Bakti Sosial hari Minggu, 1 Oktober 2017 di Desa Nyalian Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari mahasiswa yang telah mengadakan penggalangan dana dan pengumpulan sumbangan yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Desa Banjarangkan kedatangan sebanyak 352 pengungsi yang berasal dari Desa Menanga dan telah berada dipengungsian selama lebih dari seminggu.

Selain memberikan bantuan berupa sembako, mahasiswa juga memberikan hiburan dan kegiatan yang bisa mengurangi rasa khawatir dan stres terutama kepada anak-anak. Menggambar dan mewarnai merupakan kegiatan yang diberikan kepada anak-anak tersebut. Perbekel Desa Nyalian Ida Bagus Alit Negara menyatakan ada sebanyak 7 anak setingkat TK/PAUD, 7 anak setingkat SD, 15 anak setingkat SMP serta 8 anak setingkat SMA/SMK berada di tempat pengungsian ini. “Mereka telah mengikuti proses belajar disekolah terdekat, diantaranya di SD 2 Nyalian, SMPN 3 Banjarangkan serta SMK Yaparindo. Sejumlah anak masih ada yang belum masuk sekolah, namun berjanji besok akan mengikuti proses belajar,” ujarnya.

Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.Kj., M.Repro., FIAS menyampaikan rasa bangga kepada para mahasiswa yang mempunyai inisiasi untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Gunung Agung, lebih lanjut Dr. Made Nyandra menyampaikan bahwa “mahasiswa dididik di Universitas Dhyana Pura tidak hanya agar supaya unggul dalam bidang akademik tetapi juga belajar berorganisasi sehingga nantinya mahasiswa tersebut competent, confident, dan competitive, belajar menyusun rencana yang matang, menyususn strategi, dan melaksanakan kegiatan yang positif.” Partisipasi masyarakat Bali sangat besar membantu pengungsi.  Gotong royong, solidaritas dan kekompakan masyarakat menyebabkan penanganan pengungsi terlaksana baik, termasuk peran serta dari segenap sivitas akademika Universitas Dhyana Pura.