Badung, 21 Februari 2026 — Program Studi Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Dhyana Pura (Undhira) bekerja sama dengan Persatuan Fisioterapi Anak Indonesia (PFAI) Bali menyelenggarakan International Seminar and Mini Workshop on Pediatric Physiotherapy bertajuk “Global Perspectives in Pediatric Physiotherapy: From Acute Care to Mobility Solutions”. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring dengan menghadirkan pakar fisioterapi anak dari Jepang.
Tiga narasumber internasional yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Misako Yokoyama dari Kitasato University, Hiroto Hayashi dari Shinshu University, serta Satsuki Amimoto dari Center for Developmental Disorder. Kehadiran para ahli tersebut memberikan perspektif global dalam pengembangan praktik fisioterapi pediatrik, khususnya dalam konteks perawatan akut hingga solusi mobilitas jangka panjang.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Undhira bersama Ketua PFAI Pusat. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gong serta penandatanganan dokumen kerja sama Tri Dharma pada tingkat universitas, fakultas, dan program studi sebagai wujud penguatan kolaborasi akademik dan profesional.

Dalam sesi keynote, para narasumber memaparkan berbagai pendekatan rehabilitasi pediatrik, mulai dari praktik fisioterapi pada Neonatal & Postnatal Intensive Care Unit (NICU dan PICU), solusi mobilitas berbasis clinical reasoning, hingga strategi klinis dalam pengendalian postur dan penanganan spastisitas pada anak dengan cerebral palsy. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya intervensi dini serta pendekatan multidisipliner dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan disabilitas.
Melalui sesi praktik langsung (mini workshop), peserta memperoleh pengalaman aplikatif terkait pemilihan dan modifikasi kursi roda, penggunaan powered mobility, serta strategi pencegahan pemendekan otot sejak dini. Pendekatan berbasis praktik ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi klinis fisioterapis dalam memberikan layanan yang tepat, efektif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Ikatan Fisioterapi Indonesia Bali, BTL Indonesia, dan ORIGO Children Stimulation Center, yang semakin memperkaya jejaring kolaborasi antara dunia akademik, organisasi profesi, dan industri.
Penyelenggaraan seminar dan mini workshop ini menegaskan komitmen Undhira dalam meningkatkan kompetensi fisioterapis serta memperkuat jejaring internasional. Melalui kolaborasi lintas negara dan lintas sektor, Undhira terus mendorong pengembangan layanan fisioterapi anak yang lebih inklusif, adaptif, dan berbasis praktik global demi mendukung kualitas hidup anak-anak dengan kebutuhan khusus.