BERTEMPAT di aula Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali, Kopertis Wilayah VIII menggelar acara Pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sehat bagi mahasiswa PTS di lingkungan Kopertis Wilayah VIII, Selasa (9/10) kemarin. Acara tersebut dihadiri antara lain Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.P., Rektor Undhira Bali Dr. dr. Made Nyandra, para mahasiswa dan dosen. Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara Guru Besar Unud Prof. Dr. Drh. I Ketut Puja, M.Kes. dan Koordintaor Kopertis Wilayah VIII Prof. Sucipta.

Kegiatan pembinaan UKM Sehat ini dalam rangka meningkatkan kemampuan meneliti dan menulis karya ilmiah di kalangan mahasiswa, baik perorangan maupun kelompok. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi dukungan kepada organisasi kemahasiswaan untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya dalam bidang tertentu yang dapat menambah wawasan keilmuan. Mahasiswa sebagai generasi penerus perlu dibekali kemampuan yang memadai sehingga mampu bersaing dalam era global. Para mahasiswa selain menguasai ilmu yang ditekuni di kampus, juga diharapkan menguasai bidang lain yang dapat menunjang keberhasilan mereka di masa depan. Untuk mendukung harapan tersebut serta menyiapkan mahasiswa lebih berkualitas, Dirjen Dikti melalui Kopertis Wilayah VIII menggelar pembinaan UKM Sehat bagi mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat sebagai referensi pengembangan kegiatan kemahasiswaan. ”Output dari kegiatan ini antara lain sebagai referensi pengembangan kegiatan kemahasiswaan dan menghasilkan karya tulis mahasiswa. Teknisnya, mahasiswa membuat proposal yang diajukan ke Kopertis Wilayah VIII, dan kegiatannya didanai Kopertis. Proposal kegiatannya diajukan tahun depan, dan dalam kegiatan kali ini para mahasiswa diberikan pengayaan tentang strategi menulis proposal,” ujar Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Ir. Sucipta.

Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra menyambut baik kegiatan tersebut. Selaku tuan rumah, pihaknya mengucapkan selamat datang di kampus hijau Undhira — kampus yang diharapkan terus maju dan berkembang. Melalui kegiatan ini mahasiswa di lingkungan PTS, termasuk mahasiswa Undhira diharapkan terdorong untuk menjadi insan yang profesional dan berkarakter sehingga mampu menghadapi era global. Ini sejalan dengan pencanangan generasi emas 2045. Undhira dalam menjalankan fungsinya, memang berupaya mewujudkan SDM yang akademis, profesional, berbudi dan menjunjung nilai-nilai spiritualitas. Dalam mewujudkan itu Undhira memiliki falsafah dasar yang disebut tujuh karakter yaitu self confident, integrity, servant leadership, professional, entre-intrapreneurship dan globaly. ”Melalui tujuh karakter itu Undhira menyiapkan generasi emas. Itu sebagai partisipasi dalam menyongsong generasi emas 2045 yang dicanangkan Menteri Pendididkan dan Kebudayaan RI. Pendidikan karakter tidak boleh ditawar-tawar lagi untuk menyongsong generasi emas. Undhira sudah merumuskannya melalui falsafah dasar yang disebut tujuh karakter,” ujarnya.

Di sisi lain, Rektor Made Nyandra menyampaikan Undhira awalnya bernama Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura, berdiri sejak 1987. Kemudian pada tahun 2001 meningkat statusnya menjadi STIM Dhyana Pura dan pada tanggal 7-7-2011 menjadi Undhira Bali dengan satu PPLP dan dua Fakultas yaitu Fakultas Ekonomika dan Humaniora dengan Prodi Manajemen, Manajemen Pemasaran, Psikologi, Sastra Inggris, PG PAUD dan PKK. Dan, Fakultas Kesehatan Sains dan Teknologi memiliki Prodi Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Perekam dan Informasi Kesehatan, Biologi, Sistem Informasi dan Prodi Teknik Informatika.

Source: Balipost