UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) Bali mendapat kehormatan dari sejumlah delegasi Transform World Global Challenges Summit (TWGCS), dengan mengunjungi kampus hijau ini, Sabtu (10/11) kemarin. Para tamu dari sejumlah negara itu menyempatkan diri berkunjung ke Undhira Bali, seusai mengikuti TWGCS di Bali, 6-9 November 2012. Kedatangan mereka diterima langsung Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra didampingi Sekretaris Yayasan Dhyana Pura Setyo Herisusanto, Wakil Rektor III Gilbert Nainggolan, dan Sekretaris Departemen Persekutuan dan Pembinaan GKPB Nyoman Agustinus.
”Mereka tertarik mengunjungi Undhira karena lembaga pendidikan ini dinilai mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bermula bernama Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura tahun 1987, kemudian meningkat status menjadi STIM Dhyana Pura. Dalam waktu 10 tahun, dari STIM selanjutnya menjadi universitas,” ujar Sekretaris Yayasan Dhyana Pura Setyo Herisusanto dan Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra.
Kunjungan itu diisi dengan tatap muka di ruang sidang. Dalam kesempatan tersebut Rektor Undhira memaparkan secara singkat keberadaan kampus Undhira yang bermula bernama PPLP Dhyana Pura, kemudian menjadi STIM, lanjut meningkat menjadi universitas (Undhira) per tanggal 7-7-2011.
Kata Nyandra, di usianya yang masih sangat muda, Undhira Bali sudah memiliki dua fakultas, yaitu Fakultas Ekonomika dan Humaniora serta Fakultas Kesehatan Sains dan Teknologi. Di bawah Fakultas Ekonomika dan Humaniora terdapat prodi Manajemen, Manajemen Pemasaran, Psikologi, Sastra Inggris, PG PAUD dan PKK. Sedangkan di bawah Fakultas Kesehatan Sains dan Teknologi terdapat Prodi Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Perekam dan Informasi Kesehatan, Biologi, Sistem Informasi dan Prodi Teknik Informatika.
Dalam menjalankan fungsinya, lanjut Nyandra, Undhira berupaya mewujudkan sumber daya manusia yang akademis, profesional, berbudi dan menjunjung nilai-nilai spiritualitas. Dalam mewujudkan itu, Undhira memiliki falsafah dasar yang disebut tujuh karakter yaitu self confident atau percaya diri, integrity membentuk insan yang memiliki integritas, pluralism menghargai perbedaan, servant leadership, professional, entre-intrapreneurship dan globaly. Sejumlah pertanyaan pun terlontar dari para tamu tersebut, saat dibuka sesi tanya jawab.
Sementara itu, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, Undhira telah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri. Kini, Undhira sedang menjajaki kerja sama dengan Maejo University dan Lampang College, Chiangmai Thailand. Dalam kunjungannya ke kedua kampus itu pada 6-8 November 2012, Rektor Undhira didampingi Koordinator Program Internasional Putu Cristin Suyasa. Dalam penjajakan tersebut kedua kampus ini tertarik menjalin kerja sama dengan Undhira. Kedua kampus ini tertarik kerja sama dalam upaya membangun hubungan yang saling memperkuat satu sama lain, khususnya dalam pengembangan pariwisata. Baru-baru ini, tepatnya pada 31 Oktober 2012, Undhira telah menandatangani MoU dengan Universitas Duta Wacana Yogyakarta dalam bidang tri dharma PT. Sebelumnya, Undhira juga telah menandatangani MoU dengan salah satu perguruan tinggi di Jepang.
Source: Balipost