Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan  Teknologi (FIKST) Universitas Dhyana Pura adakan kuliah umum bagi mahasiswa dan dosen, Jumat (7/9) di aula Gedung A Kampus Dhyana Pura. Kuliah uum ini menghadirkan narasumber Drs Santo Koesoebjono, M. Sc, Diplome de Demographie, seorang dosen di Unescho – IHE institute for Water Education di Delft, Belanda dan juga dosen tamu pada PS IKM Universitas Udayana serta Konsultan dalam bidang kependudukan dengan tema kuliah Dinamika Kependudukan.

          Kulih umum dihadiri oleh para dosen Prodi Kesmas Undhira, ketua program studi beserta staf dan seluruh mahasiswa Prodi Kesmas sebanyak 220 mahasiswa termasuk 96 mahasiswa mahasiswa baru angkatan 2018. Secara umum Drs Santo Koesoebjono menyampaikan bahwa dinamika penduduk adalah perubahan keadaan penduduk yang dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain Kelahiran (natalitas), Kematian (mortalitas), dan Migrasi (perpindahan). Dinamika atau perubahan lebih cenderung pada perkembangan jumlah penduduk suatu negara atau wilayah. Jumlah penduduk tersebut dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survey penduduk. “Jumlah penduduk dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu yaitu bertambah atau berkurang, sehingga seorang profesional di bidang kesehatan masyarakat patut memahami dinamika kependudukan di daerah tempat ia mengabdikan ilmu,” paparnya.

Kaprodi Kesehatan Masyarakat Undhira Ni Luh Gede Ari Natalia Yudha S.KM., M.PH menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan agenda akademik pertama yang diadakan oleh Prodi Kesehatan Masyrakat Undhira yang melibatkan semua mahasiswa termasuk juga mahasiswa baru, dan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa Kesmas antara lain dalam  melakukan kajian dan analisis, mengembangkan kebijakan dan perencanaan program kesehatan, memberdayakan masyarakat, merencanakan dan mengelola sumber daya, serta menjadi pemimpin yang berpikir holistik dan sistemik dalam hal mengaplikasikan kebijakan mengenai kependudukan dan kesehatan masyarakat.

Dengan Visi Menjadikan program studi kesehatan masyarakat yang teladan dan unggul di bidang kesehatan masyarakat tahun 2020, Prodi Kesmas Undhira berusaha menyajikan suatu kegiatan yang bisa memberikan pemahaman secara mendalam tentang Kesehatan Masyarakat sehingga menghasilkan sarjana Kesehatan Masyarakat yang berkualitas akademis, profesional, dan berkarakter perilaku spiritual.

Lebih lanjut Natalia menyampaikan, “Lulusan Kesmas Undhira dapat bekerja di bidang Perencanaan Program Kesehatan di Lembaga Swadaya Masyarakat, Internasionla Non Goverment Organization, Puskesmas, Dinas Kesehatan Kota, Kabupaten dan Provinsi, Rumah Sakit Swasta dan Pemerintah, Peneliti di lembaga penelitian dan kesehatan, staf pengajar di institusi pemerintah dan swasta, calon kepala puskesmas dan rumah sakit.”

Prodi Kesehatan Masyarakat Undhira melakukan perkuliahan secara tutorial dan praktik serta selalu mengundang pakar di bidang kesmas dari instansi pemerintah maupun swasta guna menghasilkan mahasiswa yang competent, confident dan competitive. Keunikan prodi Kesehatan Masyarakat di Universitas Dhyana Pura adalah kompetensi pendukung yang merupakan pilihan peminatan yaitu: kemampuan untuk mengaplikasikan konsep dan prinsip dasar promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan dan kesehatan reproduksi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, serta keunikan lain yakni promosi kesehatan adiksi dan kesehatan lingkungan pariwisata.