Tujuh dari sepuluh masyarakat Indonesia adalah pengguna jasa keuangan, namun berdasarkan kajian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hanya tiga dari sepuluh yang memiliki literasi mengenai produk dan jasa keuangan. Dengan adanya gap yang cukup lebar ini, OJK berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat, salah satunya adalah dengan menggandeng perguruan tinggi. Dalam rangkaian kegiatan OJK Pusat di Bali, lembaga independen pengatur, pengawas, pemeriksa, dan penyidik jasa keuangan ini menggandeng Fakultas Ekonomika dan Humaniora (FEH) Universitas Dhyana Pura dalam Sosialisasi Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, Rabu (19/9).
Sosialisasi tersebut dibuka oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. I Gusti Bagus Rai Utama dan dihadiri oleh 150 mahasiswa FEH, yang didominasi oleh mahasiswa program studi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi. “Acara ini sangat relevan bagi mahasiswa dari dua sisi, yaitu mahasiswa sebagai konsumen produk dan jasa keuangan sekaligus sebagai calon-calon profesional yang beberapa akan bergerak di bidang keuangan,” ungkap Dr. Rai Utama.
R.Handi sebagai Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan OJK Provinsi Bali dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dalam perannya sebagai pelindung konsumen jasa keuangan, OJK telah menyiapkan berbagai perangkat yang memadai antara lain dalam hal fasilitasi pengaduan konsumen, pengelolaan pengaduan secara profesional, serta layanan hotline kontak OJK 157. “Hal ini bertujuan untuk mewujudkan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan yang bertanggung jawab dan berkeadilan,” ujarnya.

Dua narasumber dari OJK Pusat yakni Bapak Hudiyanto (Deputi Direktur Pembelaan Hukum Perlingungan Konsumen) dan Bapak Yogi Nursetyo (Deputi Direktur Pelayanan Konsumen) dan dua fasilitator yaitu Bapak Robby dan Bapak Aryo lebih lanjut memaparkan bahwa ada tiga sektor yang diawasi OJK yaitu sektor perbankan, pasar modal, dan industry keuangan non-bank. Mahasiswa juga diajak berinteraksi untuk mengenal lebih dalam peran dan layanan OJK bagi konsumen jasa keuangan melalui diskusi interaktif, role play, dan kuis.
Dalam sosialisasi ini, mahasiswa juga diajak menjadi konsumen yang cerdas dan terinformasi, antara lain mampu merencanakan pengeluaran dan investasi dengan baik, menggunakan pendapatan secara bijak, menyiapkan proteksi diri untuk keadaan darurat, mengenal dan memilih produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan serta menghindari penipuan. “Kegiatan sosialisasi ini sangat baik karena memberi pemahaman langsung dari para pengawas dan pelindung konsumen jasa keuangan tentang resiko dan perlindungan bagi masyarakat sebagai konsumen, selain itu sangat sesuai dengan fokus karakter kita tahun ini yaitu profesionalitas,” ungkap Dr. Jaya Pramono sekalu Dekan FEH.

Fakultas Ekonomika dan Humaniora Universitas Dhyana Pura menaungi beragam program studi dalam ranah ekonomi dan bisnis (S1 Manajemen, S1 Akuntansi, D3 Pemasaran Digital), perhotelan/pariwisata (Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan), bahasa (S1 Bahasa Inggris), dan keguruan (S1 Guru PAUD dan S1 Guru Kuliner).