Program studi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (Undhira) menggelar Kinerja Eksternal Mahasiswa Fisioterapi ke Masyarakat (KINEMATIKA) ke-11 di Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem (12/2 – 16/2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya fisioterapi terkait kualitas gerak dan kemampuan fungsional, menghasilkan temuan penelitian baru, memperluas wawasan mahasisiwa, serta semakin mendekatkan Undhira dengan masyarakat menuju Bali dan Indonesia sehat.
Dalam KINEMATIKA 11 ini dilaksanakan beberapa kegiatan antara lain pelayanan kesehatan masyarakat bidang fisioterapi, jalan sehat bersama, bakti lingkungan, sosialisasi dan edukasi fisioterapi ke sekolah-sekolah, dan malam keakraban antara peserta dengan masyarakat—yang seluruhnya diadakan di Desa Bebandem. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 144 mahasiswa dan didampingi 11 dosen tetap program studi Fisioterapi.
KINEMATIKA 11 dibuka langsung oleh Rektor Undhira, Dr. Made Nyandra. Dalam sambutannya Dr. Nyandra menyatakan apresiasi kepada perangkat desa dan masyarakat Bebandem yang dengan tangan terbuka menerima mahasiswa prodi Fisioterapi Undhira untuk melakukan beragam kegiatan pengabdian kesehatan, sosialisasi, dan bakti lingkungan. “Melalui KINEMATIKA, Undhira berupaya memasyarakatkan Fisioterapi sekaligus menanamkan sentuhan kemanusiaan dalam pelayanan Fisioterapi,” ungkap Dr. Nyandra.
Upaya mahasiswa untuk mendekatkan Fisioterapi kepada masyarakat disambut baik perangkat Desa Bebandem dan Kecamatan Bebandem. Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Bebandem I Wayan Degeng mengungkapkan bahwa program pemerintah saat ini berbasis kinerja. Untuk mendukung percepatan pembangunan, diperlukan program-program yang mendukung seperti KINEMATIKA. “Untuk itu sangat diperlukan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan dengan program yang ada di masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Desa Bebandem I Gede Partadana, SH mengungkapkan bahwa kesehatan masyarakat merupakan salah satu fokus pemerintahan desa, dan dengan demikian kegiatan KINEMATIKA diharapkan dapat mendukung program kesehatan masyarakat tersebut.

Di samping dibuka oleh Rektor Undhira, pembukaan KINEMATIKA 11 dihadiri pula oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Sains dan Teknologi, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, dan Kepala Lembaga Kemahasiswaan. KINEMATIKA merupakan kegiatan rutin program studi Fisioterapi Undhira yang dilaksanakan 2 (dua) kali dalam setahun. Dalam sepuluh kali penyelenggaran sebelumnya, KINEMATIKA Fisioterapi telah mengenalkan Fisioterapi kepada masyarakat di berbagai pelosok pulau Bali. “Sebagai salah satu program studi unggulan yang paling diminati di Undhira, Fisioterapi menjadi salah satu yang terdepan dalam hal pengabdian kepada masyarakat—yang diharapkan bermanfaat langsung bagi masyarakat sasaran,” ujar Dr. Bambang Hadi Kartiko selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Sains, dan Teknologi. FIKST Undhira menaungi 8 (delapan) program studi termasuk S1 Fisioterapi, S1 Perekam dan Informasi Kesehatan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Psikologi, S1 Gizi, S1 Bioteknologi, S1 Teknik Informatika, dan S1 Sistem Informasi.