Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Dhyana Pura memfasilitasi dan melaksanakan uji kompetensi bidang perhotelan dan restoran selama dua hari yaitu pada Jumat dan Sabtu (22 – 23 Februari 2019), di Kampus Universitas Dhyana Pura. Asesmen Kompetensi pada bidang hotel dan restoran ini diselenggarakan atas kerjasama LSP Dhyana Pura dan ASDEP Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan antar Lembaga Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Uji Kompetensi Bidang Hotel Dan Restoran tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Industri Pariwisata Pemerintah Kabupaten Badung Ngakan Tri Aryawan dan didampingi oleh Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra dan Direktur LSP Dhyana Pura Putu Steven Eka Putra, M.Par. UJK diikuti oleh 174 mahasiswa Universitas Dhyana Pura dari program studi S1 Manajemen konsentrasi Perhotelan dan S1 Pendidikan Vokasi Guru Pariwisata.
Direktur LSP Dhyana Pura, Putu Steven Eka Putra, menyampaikan bahwa Uji Kompetensi dilaksanakan untuk bidang FB Product (31 orang), FB Service (31 orang), Front Office (96 orang) dan Housekeeping (16 orang). “UJK bidang Hotel dan Restoran LSP Dhyana Pura tahun ini menggunakan Skema Sertifikasi KKNI Level VI standar ASEAN,” ujar Putu Steven.

Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra berpesan bahwa kompetensi merupakan kata kunci untuk memasuki dunia kerja, agar lulusan Undhira dapat menjadi insan yang kompeten dan kompetitif. Karenanya, LSP Dhyana Pura memfasilitasi uji kompetensi dengan Skema Sertifikasi KKNI Level VI yang berlaku di 10 negara ASEAN. “Sertifikasi Kompetensi mendukung dua dari Tujuh Karakter Undhira yaitu profesional dan mendunia, sehingga mahasiswa dan lulusan Undhira semakin mampu bersaing pada revolusi industri 4.0,” tegasnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung yang diwakili oleh Kabid Industri Pariwisata Ngakan Tri Aryawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung Uji Kompetensi bagi tenaga kerja hotel dan restoran yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung dan pihak terkait untuk memfasilitasi uji kompetensi bagi 2.000 tenaga kerja hotel dan restoran di Kabupaten Badung pada tahun 2019. “Kami berharap dengan adanya uji kompetensi, tenaga kerja khususnya dalam bidang pariwisata di Bali menjadi lebih unggul dna mampu bersaing,” sambungnya.