Menjawab tantangan pengembangan kesehatan berkelanjutan, program Studi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (Undhira) menghadirkan dua dosen tamu ahli Geriatri dari Esslingen Jerman. Selama satu bulan, praktisi geriatri Dr. Martin Runge dan Ibu Gisela Rehfeld memberikan kuliah umum, workshop, konsultasi, dan pendampingan bagi mahasiswa dan dosen Fisioterapi Undhira yang mendalami kesehatan fisioterapi terkait penuaan. Rangkaian kegiatan yang dimulai 1 April ditutup Rektor Undhira 25 April.
Selama di Undhira, kedua pakar yang mengelola klinik pemulihan bagi pasien pasca stroke and pasien geriatri di kota Esslingen Jerman tersebut membahani mahasiswa Undhira dengan beragam materi yang menekankan pemertahanan fungsi dan struktur tubuh bagi lansia. Mereka juga melatih mahasiswa untuk menjadi konsultan dan pemberi layanan Fisioterapi yang baik untuk lansia, dengan menggunakan peralatan sederhana namun sudah teruji berdasarkan studi yang mendalam dan telah terpublikasi. Menurut Dr. Runge, “keseimbangan, kekuatan, dan fleksibilitas harus terus dilatih bagi para lansia. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan memampukan mereka mengerjakan kegiatan sehari-hari secara independen.”

Di samping pariwisata berkelanjutan, Undhira menekankan kesehatan berkelanjutan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diusungnya. Secara regular, Undhira mendatangkan pakar dan praktisi kesehatan dari seluruh dunia untuk berbagi perspektif mengenai kesehatan berkelanjutan, termasuk Ibu Andrea Dwyer sebagai ahli kanker kolorektal dari University of Colorado (AS) dan dua dosen Geriatri dari Jerman tersebut. Rektor Undhira, Dr. dr. Made Nyandra menyampaikan, “Melalui hubungan yang baik dengan mitra dari luar seperti Dr. Martin dan Ibu Gisela, Undhira menanamkan kepada mahasiswa pentingnya peningkatan kualitas hidup sampai usia lanjut.”
Kerjasama kunjugan dosen tamu ini merupakan pilot project kerjasama antara Undhira dengan EMS Jerman, dan akan berlanjut dengan pengiriman mahasiswa/lulusan Undhira ke Jerman untuk mendalami Fisioterapi untuk Geriatri selama tiga bulan. Dalam kerjasama dalam tahap pertama ini, kedua dosen tamu bersama dosen dan mahasiswa Fisioterapi Undhira juga berkolaborasi dengan mitra lokal Undhira antara lain Klinik Rumah Sehat MBM, Yayasan Amarane Tabanan, PWRI Denpasar—di mana dosen dan mahasiswa berinteraksi langsung dengan praktisi dan pasien fisioterapi usia lanjut, di samping melakukan perkuliahan di kelas dan auditorium.