Bertempat di Aula Gedung E Universitas Dhyana Pura, Senin, 18 November 2019 digelar talkshow bertema Nasionalisme vs Rasisme:Dalam Pandangan Tokoh Agama. Talkshow diikuti oleh mahasiswa Universitas Dhyana Pura. Hadir pada acara tersebut adalah Rektor Universitas Dhyana Pura; Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE.,MMA.MA sekaligus memberikan sambutan dan membuka acara talkshow. Dalam sambutannya, rektor menyambut positif kegiatan ini, diharapkan kegiatan talkshow akan bisa membuka wawasan atau cakrawala secara luas, khususnya yang terkait dengan nasionalisme serta menolak tegas hal-hal yang bersifat rasis. Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi; Dr. Ni Made Diana Erpiani, SS., M.Hum. serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Pemasaran; Dr. I Wayan Damayana, S.Th., M.Si.,MM.





Sedangkan yang menjadi pembicara atau nara sumber hadir dari 6 perwakilan tokoh agama yaitu: Drs. Dewa Nida Udnyana,M.Pd.H perwakilan tokoh Hindu, Drs. Abu Siri, perwakilan tokoh Islam, Pdt. I Made Budiarsa, M.Si perwakilan tokoh Kristen Protestan, Drs. Lodovikus Lena perwakilan Katolik, Pdt. DD. IKG. Karyana Govinda, S.Ag., M.Pd.,CPS perwakilan Buddha, Js. Adhinatha Lie perwakilan Konghucu. Sedangkan moderator adalah Dr. I Wayan Damayana, S.Th., M.Si.,MM yang juga dosen tetap Universitas Dhyana Pura. Dalam pandangannya, keenam nara sumber sepakat mengajak semua generasi muda untuk menolak paham rasis yang dapat mengganggu dan memecah belah kesatuan NKRI, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika. Paparan salah seorang narasumber menjelaskan kepada peserta talkshow ; di era industri 4.0 dan di tengah pergaulan dunia yang tidak terbatas karena kemajuan teknologi dan sistem informasi yang sangat cepat, maka semua komponen bangsa, termasuk generasi millenial hendaknya dapat mawas diri dan berperan aktif agar pembangunan bangsa dapat berjalan dengan baik dan lancar. Salah seorang peserta talkshow mengungkapkan kesannya; setelah mengikuti talkshow semakin menyadari bahwa generasi millenial juga berperan penting dalam memerangi paham rasis agar tidak menganggu pembangunan bangsa. Kepala Lembaga Pengembangan Metode Pembelajaran dan MKDU Undhira Dr. Christimulia Tri Murti menjelaskan bahwa topik yang diangkat adalah topik yang hangat di masyarakat, lalu pada saat talkshow akan dijawab oleh para tokoh agama yang diutus oleh Kementerian Agama Provinsi Bali dari perspektif agama yang berbeda. Agama yang diajarkan pada tataran empirik sehingga diharapkan kepada peserta dapat menerapkan nilai-nilai agama yang ada di masyarakat secara baik dan benar. Talkshow ini akan menjadi agenda tahunan, dengan demikian Undhira akan turut aktif mencegah masuknya paham rasis dan gangguan-gangguan lainnya dalam rangka menegakkan NKRI.