Istilah “link and match” adalah salah satu konsep yang banyak diperbincangkan dalam dunia pendidikan akhir-akhir ini. Awalnya konsep ini digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 1993-1998, Prof. Dr.–Ing. Wardiman Djojonegoro, selanjutnya di era industri 4.0 dipertegas lagi oleh menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Dalam konsep link and match,  Wardiman Djojonegoro menyampaikan bahwa isi pendidikan hendaknya sesuai dengan kebutuhan para mahasiswa sewaktu mulai bekerja. Dunia kerja di dalam Era Industri 4.0 adalah sebuah era yang berinovasi dengan mengedepankan AI (Artificial Intelligence), internet di semua bidang, dan lain sebagainya.

Universitas Dhyana Pura sebuah lembaga pendidikan yang cikal bakalnya adalah pendidikan dan latihan pariwisata, sesungguhnya telah lama menerapkan sistem pendidikan link and match dengan pihak industri/perusahaan, khususnya yang bergerak dibidang industri pariwisata. Untuk mewujudkan link and match di 15 program studi yang dibuka oleh Undhira, salah satu prodi yang baru mengadakan kegiatan di tahun 2020 adalah Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Acara ini berlangsung pada  Jumat, 17 Januari 2020, sekitar 70 orang menghadiri Buffe 2020 dengan tema “Balinese Party”. Acara rutin tahunan bagi mahasiswa semester 7 yang ketuanya Ni Made Dwi Dharma Putri dilaksanakan di Kampus Universitas Dhyana Pura, Restoran Gedung F, dibantu oleh adik tingkat dan juga para dosen Tata Boga dan Tata Hidangan. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Research dan Inovasi, Dr. Ni Made Diana Erfiani, SS.,M.Hum, Wakil Rektor Bidang Operasional dan SDM; Dr. R. Tri Priyono Budi Santoso, MM, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Pemasaran;Dr. I Wayan Damayana, S.Th.,M.Si.,MM, Dekan Fakultas Ekonomika dan Humaniora Dr. Jaya Pramono, S.Pd.,M.Par, Ketua Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga;Dra. Ni Made Erpia Ordani Astuti, M.Pd, Drs. I Ketut Suartana, M.Pd selaku Dosen Prodi dan beberapa para alumni Prodi. Dalam sambutannya Dr. Diana atas nama Rektor Undhira menyambut baik kegiatan Balinese Party tersebut karena dapat melatih soft skill dan hard skill dari seluruh mahasiswa yang sedang menempuh perkualiahan di Undhira. Kegiatan ini hendaknya akan terus dapat dilanjutkan setiap tahun, sehingga mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori saja, namun dengan diadakannya praktek pada sebuah event, maka kemungkinan akan terjadi link and match dengan dunia industri sebelum mahasiswa tersebut lulus dan akhirnya terjun ke dunia kerja yang nyata. Hal senada juga disampaikan oleh Kaprodi, bahwa Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga banyak diperlukan sebagai tenaga guru/pendidik dibidang kuliner pada sekolah pariwisata. Sebagai informasi, bahwa 15 Program Studi yang dibuka oleh Universitas Dhyana Pura sistem perkuliahan link and match memang menjadi penekanan bagi Undhira, disamping Undhira membekali mahasiswanya dengan belajar 7 Karakter. Dengan perkuliahan yang inovatif maka memungkinkan pula mahasiswa belajar secara merdeka melalui sebuah praktek, seperti halnya yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Kesejahteran Keluarga. Selanjutnya Dr. Diana juga menjelaskan bahwa Undhira akan terus melakukan inovasi baru dibidang kurikulum, khususnya yang berkaitan dengan era industri 4.0, sehingga kurikulum yang disusun akan terjadi link and match dengan dunia industri. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu ragu mempercayakan putra-putrinya kuliah ke Undhira, karena kurikulum yang disusun link and match dengan industri. Selamat untuk Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Undhira ; Teladan dan Unggulan.