Universitas Dhyana Pura (Undhira) telah menetapkan 7 karakter atau tujuh falsahfah sebagai dasar perwujudan dalam berpikir, berkata dan bertindak dalam segala program yang direnacnakan oleh sivitas akademika. Sivitas akademika Universitas Dhyana Pura yang terdiri dari  unsur tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa diharapkan secara simultan membentuk karakter universitas dan secara parsial membntuk karakter diri yang percaya diri, memiliki integritas, toleran terhadap perbedaan, berjiwa kewirahusahaan dan memiliki semangat dalam diri untuk maju, memiliki jiwa kepemimpinan yang dilandasi atas kesediaan melayani sesama, namun tetap professional dibidangnya, dan mampu berinteraksi secara international serta mampu bersaing global. (Pedoman Akademik Undhira 2019).

Implementasi 7 karakter dilaksanakan dengan metode blocking day yakni setiap hari Rabu, dalam kerangka itulah Rabu, 15 September 2021 pada kuliah awal semester tahun akademik 2021/2022 Bagian Pembelajaran Karakter dan Konseling Undhira yang saat ini dikepalai oleh Dr. Christimulia Purnama Trimurti, mengadakan kuliah umum secara daring dengan tema Integritas. Dalam kuliah umum tersebut Dr. Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum  Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi  menyampaikan  materi Integritas Akademik Undhira. Lebih lanjut Dr. Diana menjelaskan Integritas Akademik merupakan prinsip moral yang diterapkan dalam lingkungan akademik. Sebagai contoh kejujuran dalam menghasilkan karya ilmiah, SDM unggul yang merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kopetensi global dan berperilaku sepanjang hayat sesuai nilai-nilai Pancasila.

Pembicara kedua, Dosen dari Program Studi Psikologi Undhira yakni Tio Rosalina, S.Psi., M.Psy. berbicara “Berpikir Kritis, Nilai dan Integritas”.  Sedang Manager Corporate Restaurant Sanur  yakni Ade Satria Kusuma, S.E yang merupakan alumni Undhira dari Prpgram Studi Manajemen (S1) berbicara “Budaya Integritas di Dunia Kerja”.  Ade Satria dalam testimoninya menyampaikan : “ kejujuran bahasa sederhanya integritas, sangat penting dalam dunia kerja. Kejujuran memang mengandung resiko, namun kita harus berani mengatasi resiko tersebut, dan bila mampu mengatasi ada nilai kepuasan pada diri kita. Yakin pasti dikedepannya, waktu yang akan membuktikan.”

Kuliah Umum yang dibuka oleh Rektor Undhira Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE, M.MA, MA. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa, ” Kesabaran kadang bukan solusi yang baik, kita harus kreatif dan inovatif dalam artian dalam situasi pademi covid 19 ini, kita harus berani balik arah atau banting setir untuk mengubah arah usaha kita. Bagaimana caranya kita bisa berakselarasi dan berselebarasi atau adaptasi sehingga bisa berakarier. Kaum milenial harus  “APIK’ yakni  adaptif – profesional – inovatif dan kreatif.” Kuliah umum yang dipandu oleh  Ketua Program Studi Manajemen Ni Putu Dyah Krismawintari, S.E., M.M. di tutup oleh Wakil Rektor Bidang Operasinal, SDM dan Pemasaran Dr. R Tri Priyono Budi Santoso dihadiri 786 peserta.

Salam Teladan dan Unggulan

Humas Undhira