Universitas Dhyana Pura (Undhira) melalui Lembaga Pembelajaran 7 Karakter melaksanakan Kuliah Umum 7 karakter bagi Mahasiswa Baru Program Diploma, Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) di Aula Gedung E Kampus Dhyana Pura, Rabu (12/10/2022).

Rektor Undhira Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA membuka kuliah umum dan dalam sambutannya mahasiswa harus mempunyai HardSkill yang didapat dari kuliah, seminar, serta workshop. Undhira juga memberikan pembelajaran karakter melalui Lembaga Pembelajaran 7 Karakter dan diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan softskill tersebut di masyarakat.

Univesitas Dhyana Pura menetapkan 7 karakter undhira yang diharapkan dapat dijadikan dasar berpikir, berkata dan bertindak dalam segala program yang direncanakan oleh setiap civitas academika, ketujuh karakter itu yaitu Integrity (Integritas), Self confidence (percaya diri), Intra-entrepeneurship (kewirausahaan), Plurarism (keberagaman), Professionalism/Profesional, Servant Leadership (kepemimpinan yang melayani), Globaly (Wawasan Global).

“Mahasiswa Undhira harus berjiwa wirausaha, dalam ini Kreatif, Adaptif dan Inovatif. Dimanapun kita berada kita harus bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan, kreatif dan inovatif terlebih dengan teknologi yang semakin berkembang supaya bisa bertahan. “Lanjut Dr. Rai Utama.

Dalam Kuliah 7 Karakter tersebut, dihadirkan 3 Narasumber, Dr. Ni Made Diana Erfiani, SS., M.Hum (Wakil Rektor 1 Undhira) membawakan materi Sinergi Akademik Kurikulum Merdeka. Dr. Diana Erfiani menyampaikan bentuk sinergi akademik pendidikan akademik salah satunya dengan Kurikulum dengan pendekatan OBE (Outcome Based Education) yaitu pendekatan dalam system pendidikan dengan focus yang jelas mengatur segala sesuatu dalam system pendidikan sehingga kemampuan apa yang penting bagi mahaisswa dapat dilakukan pada akhir pengalaman belajar mereka.

Narasumber kedua Michael Lawrence, SE yang merupakan alumni Undhira dan saat ini menjadi General Manajer S18 Bali Villa & BloO Bali Hotel dengan materi yang dibawakan yaitu Strategi Membangun Tim Kerja dama Organisasi. “Kriteria Tim Kerja harus Solid, Reasonable, Competent (Right man in the right place), dan professional dalam mencapai tujuan organisasi”. Terang Michael.

Narasumber ketiga yaitu Dr. Dermawan Waruwu, M.Si membawakan materi Strategi membangun hubungan manusia lintas budaya. “Mengetahui Etika & etiket orang lain, menghindari penggunaan slang words (bahasa gaul), menerapkan active listening (mendengar), bersikap terbuka (jujur) serta menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah mengerti merupakan strategi membangun relasi lintas budaya”. Jelas Dr. Dermawan.