Dhyana Pura University (Undhira) through the Character Institute in collaboration with the Student Executive Board (BEM) held a National Seminar on Tourism with the topic “Gentrification Tourism Towards Sustainable Tourism in Indonesia” in commemoration of World Tourism Day. This activity took place in the Hall of Building E of Dhyana Pura University, Tegaljaya, Dalung, Badung – Bali.
The rapid growth of international tourists to Bali has created major challenges, such as environmental degradation, pressure on infrastructure, and significant social changes. If not handled wisely, this could undermine Bali’s main attraction, which involves its unique culture, friendly people, and incredible nature.
Universitas Dhyana Pura (Undhira) melalui Lembaga Karakter bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengadakan Seminar Nasional Pariwisata dengan topik “Gentrification Tourism Menuju Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia” dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia. Kegiatan ini bertempat di Aula Gedung E Universitas Dhyana Pura, Tegaljaya, Dalung, Badung – Bali.

Dalam seminar nasional ini, mengundang 3 (tiga) Narasumber yaitu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai keynote speaker yang di wakili oleh Analisis Kebijakan Muda / Ketua Tim Anugerah Desa Wisata Indonesia, Ina Ruswati, ST., MT., Narasumber kedua yaitu Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA, pakar pariwisata yang juga sebagai Rektor Universitas Dhyana Pura dan Dr. Dermawan Waruwu, Dosen dan peneliti dan juga Kepala Bagian Karakter Universitas Dhyana Pura.
Ina Ruswati, ST., MT dari Kemenparekraf memberikan materi yang berjudul “Peranan Pemerintah dalam Mengatasi Probematika Overtourism di Indonesia”. Banyak disampaikan mengenai sumber daya manusia yang harus terampil mendukung pariwisata, adaptasi teknologi, 10 (sepuluh) destinasi wisata prioritas.
Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA sebagai narasumber 2 (dua) menyampaikan materi “Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Desa pada Perbatasan Hutan Konservasi di Indonesia”. Secara harmonis kualitas pengalaman wisatawan, kualitas hidup penduduk dan kualitas keutuhan harus dijalankan dengan seimbang.

Dr. Dermawan Waruwu sebagai narasumber 3 (tiga) menyampaikan materi “Pembentukan Generasi Muda dalam Mendukung Pengembangan Green City Tourism di Indonesia”. Generasi Muda perlu dibentuk karakternya dalam mendukung Green City Tourism di Indonesia, melakukan efisiensi pemanfaatan sumber daya dengan prinsip yang berkesinambungan.
Arolius Yono, selaku Ketua Panitia Seminar Nasional menyampaikan seminar nasional bertempat di Aula Gedung E, Aula Gedung A, Ruangan Teater Gedung C Universitas Dhyana Pura dan juga melalui media zoom. Seminar Nasional pada hari ini bertemakan “Gentrifikasi Tourism menuju pariwisata berkelanjutan di Indonesia”. Semoga diskusi kita hari ini menjadi evaluasi dan aspirasi untuk perkembangan pariwisata berkelanjutan di Bali,”

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Undhira, I Made Arya Bayu Suta, menyampaikan bahwa Seminar Nasional ini merupakan wujud implementasi dari program kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Dhyana Pura. Sebagai salah satu destinasi pariwisata terkemuka di dunia, Bali, telah menjadi contoh penting dari isu gentrification tourism dan overtourism.
Pertumbuhan pesat wisatawan internasional ke Bali telah menciptakan tantangan besar, seperti degradasi lingkungan, tekanan pada infrastruktur, dan perubahan sosial signifikan. Jika tidak ditangani dengan bijak, hal ini dapat merusak daya tarik utama Bali, yang melibatkan budaya unik, keramahan masyarakat, dan alam yang luar biasa.