Rabu, 2 Oktober 2024 bertempat di ruang konferensi Gedung C Universitas Dhyana Pura (Undhira) diadakan workshop Inkubator Bisnis dengan tema Penguatan Kelembagaan Inkubator Bisnis, dengan menghadirkan narasumber I Gede Juliana Eka Putra, ST., MT, Wakil Rektor IV Primakara University yang juga Co-Founder/Direktur PT. Farmindo Teknologi Nusantara, Co-Founder CV Mantu Sedana dan aktif diberbagai organisasi.

Hadir dalam workshop tersebut Rektor Undhira, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA, WR1 Undhira, Dr. Ni Made Diana Erfiani, SS., M.Hum., WR3 Undhira, Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, SE., MA, Kepala LPPM, Dr. I Gede Widiantara dan 15 Dosen Undhira dari berbagai 18 Prodi yang ada di Undhira yang mempunyai produk/jasa yang dihasilkan. Salah satu dosen yang menghasilkan produk dan jasa yaitu Ida Bagus Neo Amatea, S.TP., MT dari prodi Sistem Informasi dengan produk/jasa Smart Tag untuk Durian berbasis NFC.

Dalam pemaparan materinya I Gede Juliana Eka Putra, ST., MT, menyampaikan kondisi bahwa lebih dari 90% start up gagal dalam usahanya dan (konon) dibutuhkan waktu 25 tahun bagi seorang entrepreneur untuk menjadi matang di bidangnya.

“Inkubator Bisnis merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas dan pengembangan usaha, baik manajemen maupun teknologi bagi calon wirausaha atau wirausaha baru agar dapat berkembang menjadi wirausaha yang tangguh dan atau produk baru yang berdaya saing dalam jangka waktu tertentu”. Terang Gede Juliana Eka Putra.

Lebih lanjut dijelaskan keuntungan pendirian incubator, menumbuhkan budaya kewirausahaan di kampus, di kalangan civitas akademika dan di masyarakat, memberikan wadah alih teknologi (technology transfer) hasil penelitian perguruan tinggi & lembaga litbang, menyediakan alternatif karir profesi untuk lulusan perguruan tinggi selain menjadi karyawan, bisnis unit/generating income.

“Tahapan Inkubasi bisnis dijelaskan Gede Juliana Eka Putra yaitu Pra-Inkubasi : Kontrak tenant, Ide validation, Market Validaton, Workshop, Penguatan Bisnis Model, Inkubasi : Couching, Mentoring, Monitoring, Evaluasi, Fasilitasi Funding dan Pasca Inkubasi : Akses Pasar, Networking, Bisnis Matching.” Jelas Gede Juliana Eka Putra

Best Practice dalam incubator disarankan untuk Fokus Bidang dan Spesialis khususnya berkenaan industri lokal unggulan yang mendukung ekonomi daerah, mempunyai Infrastruktur (bangunan, fasilitas, peralatan, dan logistic) namun strategi pengelolaan lebih utama berpengaruh, membangun Jejaring dan Kemitraan, Coaching dan Mentoring, Skill Training dan Development dan Funding Model.

“Tidak ada formula pasti yang menjamin kesuksesan pengelolaan inkubator bisnis. Namun kunci suksesnya adalah fleksibilitas untuk terus melakukan perbaikan”. Tutup Gede Juliana Eka Putra.