Program Studi Fisioterapi, Fakultas Kesehatan dan Sains (FKS), Universitas Dhyana Pura-Bali mendapatkan jadwal untuk dilakukan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka reakreditasi Program Studi. Kegiatan asesmen lapangan prodi fisioterapi dilaksanakan pada hari Selasa s/d Rabu, 9-11 Januari 2023. Datang sebagai asesor dalam akreditasi prodi fisioterapi yaitu Dr. Umi Budi Rahayu, SST., FT., Ftr., M.Kes dan Muhammad Mudatsir Syatibi, Dipl. PT., S.Psi., M. Kes. dari LAMP-PT Kes.

“Prodi Fisioterapi Undhira sendiri sudah terakreditasi Baik Sekali dan dalam reakreditasi ini kami sudah mempersiapkan data dengan baik sehingga kami mengharapkan mendapatkan nilai yang terbaik dalam proses asesmen lapangan kali ini,” Ujar Prof. Dr. I Gusti Rai Utama memberikan sambutan dalam acara pembukaan Asesmen Lapangan, Selasa. 9 Januari 2023.
Dr. Umi Budi Rahayu, SST., FT., Ftr., M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa Akreditasi dilakukan dengan tujuan untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi berdasarkan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan menjamin mutu Program Studi dan Perguruan Tinggi secara eksternal baik di bidang akademik maupun non-akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan tahapan akreditasi terdiri atas evaluasi data dan informasi, penetapan status akreditasi dan peringkat terakreditasi, dan pemantauan dan evaluasi status akreditasi dan peringkat terakreditasi.
“Kami datang untuk melakukan asesmen lapangan dengan tujuan untuk mengkonfirmasi data dan informasi yang diajukan perguruan tinggi sebagai dasar dalam penilaian kriteria akreditasi program studi, Menjamin bahwa proses akreditasi dilakukan secara independen, akurat, obyektif, transparan, akuntabel, ketidakberpihakan, kredibel, menyeluruh, efektif, dan efisien. Ada 9 (Sembilan) Kriteria yang akan kita nilai mulai dari Kriteria 1 Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi, Kriteria 2 Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, Kriteria 3 Mahasiswa, Kriteria 4 Sumber Daya Manusia, Kriteria 5 Keuangan, Sarana dan Prasarana, Kriteria 6 Pendidikan, Kriteria 7 Penelitian, Kriteria 8 Pengabdian kepada Masyarakat dan Kriteria 9 Luaran dan Capaian Tridharma.” Terang Dr. Umi Budi Rahayu.

Kegiatan Asesmen Lapangan sendiri dibagi menjadi beberapa tahap yang dalam menentukan nilai bagi Prodi Fisioterapi Undhira. Pada hari pertama dilakukan seremonial pembukaan asesmen, pengenalan panel asesor, pembacaan pernyataan dan penandatanganan Pernyataan Asesmen Lapangan, Presentasi dari UPPS yang dipresentasikan oleh Dekan FKS dan Kaprodi Fisioterapi Undhira. Pada hari kedua dilaksanakan konfirmasi hal hal terkait kebijakan makro pengembangan, sistem tatapamong, sistem pengelolaan, capaian yang dilaporkan, dan rencana pengembangan perguruan tinggi. Konfirmasi pelaksanaan, hasil dan efektivitas proses SPMI di perguruan tinggi yang meliputi seluruh siklus PPEPP. Pengecekan dokumen standar, manual, instrument/tools, dan laporan berkala hasil SPMI di Unit Pengelola Program Studi, Konfirmasi aspek yang terkait dengan pelaksanaan pengelolaan perguruan tinggi untuk area fungsional: program akademik (tridarma) dan pengelolaan sumberdaya (SDM, keuangan, aset dan fasilitas, serta sistem informasi); Pengecekan fasilitas (laboratorium, Layanan Informasi Ilmiah, pengelola sistem informasi), Pengecekan fasilitas umum, UKM, dan Fasilitas pendukung lainnya, Konfirmasi keterlibatan, pelayanan, dan kepuasan Mahasiswa.

Acara di hari ketiga yaitu penyampaian Berita Acara ke Pimpinan Unit Pengelola Program Studi dan Pengecekkan Berita Acara asesmen lapangan serta Penandatanganan Berita Acara Asesmen Lapnagan dan Penyampaian Rekomendasi Hasil Akreditasi.