Pengetahuan tentang kewirausahaan menjadi penting. Sekarang ini, pemerintah berusaha keras membentuk dan membangun pengusaha-pengusaha muda yang kreatif. Pengusaha yang bekerja akan mendapatkan hasil. “Wirausaha itu bukan modal, tetapi ide, gagasan dan pikiran, Saya sebagai pelaku. Syaratnya hanya 3 hal yaitu prngetahuan, keahlian (skill) dan keberanian,” kata Rektor Universitas Dhyana Pura (Undhira) DR. dr Made Nyandra saat membuka seminar kewirausahaan di kampus setempat, Selasa (9/4).

Seminar dengan tema “Menjadi Pengusaha Selagi Muda” itu bertujuan untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda. Seminar ini diikuti oleh 159 mahasiswa dari Fakultas Ekonomika dan Humaniora Program Studi Manajemen Undhira dan menghadirkan 4 narasumber. Narasumber itu yaitu Dr. Drs. Budi Santoso, MM dan Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, SE, MA, dari Undhira serta Prof Dr. Joni dari Universitas Presiden dan Prof. Sony dari UKSW Salatiga.

Seminar ini adalah rangkaian Program Pengembangan Kewirausahaan yang diprakarsai Dr. Budi Santoso dan tim, yang didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemristek Dikti. Maka itu, juga  diisi dengan launching Undhira Innovation Awards dan penandatanganan MoU dengan Universitas Presiden Jakarta.

Rector Made Nyandra mengatakan, Undhira memiliki 7 karakter yang dikembangan dalam mendidik mahasiswa. Salah satunya karakter itu adalah No 4 yakni kewirasusahan, sehingga Undhira selalu melatih dengan mengundang, mendatangkan para tamu, pelaku bisnis untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang kewirausahan itu. “Setelah ditanya, tak satupun mahasiswa saya yang ingin menjadi PNS. Mereka semua senang berwirausaha, karena kami terus diidik mereka berwirausaha,” paparnya.

 

Undhira sudah mempunyai inkubator bisnis. Ide-idenya ini berasal dari Innovation Award yang dikembangkan menjadi usaha. “Kita akan bangun menjadi pengusaha muda kreatif. Mahasiswa yang keluar dari Undhira, mereka bisa menjadi pengusaha, tetapi tetap terkait dengan Undhira. Karena itu innovation award dilakukan setiap tahun untuk menggali ide, inovasi dari mahasiswa, lalu dilombakan, diberi penghargaan dan hadiah,” ungkapnya.

Mahasiswa yang memiliki ide berlian kemudian diuji lalu masuk dalam laboratorium di kampus, sehingga mahsiswa bisa menterjemahkan ide menjadi bentuk nyata dan bisa dijual. “Ini merupakan inisiatif dosen, lalu didukung kampus, untuk menggalakkan kewirausahaan dan membentuk Inkubator bisnis,” terangnya.

Ketua Program Pengembangan Kewirausahaan Undhira (2019-2021) Dr. Budi Santoso mengatakan, Undhira harus menghasilkan mahasiswa yang bisa membuat lapangan pekerjaan. Artinya, ketika mahasiswa itu lulus, mereka tidak Job Seeker (mencari pekerjaan), tetapi justri Job Creator (menciptakan lapangan pekerjaan). Undhira memiliki potensi luar biasa, sebab dari pembelajaran yang ada hampir semua pelajaran mendapat pendidikan kewirausahan. “Ini harus dikembangkan. Anak-anak Undhira luar biasa karena memiliki potensi membuat usaha sendiri,” ujarnya.

Dr Budi Santoso menambahkan, dirinya kebetulan mendapat hibah dari Kemenrestek Dikti dibidang pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pengembangan kewirausahaan. Menjadi mitra adalah Universitas Dhyana Pura. “Mudah-mudah hasil seminar ini, bisa menghasilkan wirausaha muda. Kami ingin setiap tahun, paling tidak 5 pengusaha muda lahir sebagai star up-star up atau tenan-tenan yang bisa dihasilkan oleh Dhyana Pura, sehingga akhirnya Undhira memliki perkumpulan pengusaha mahasiswa Indonesia,” harapnya.

Karena itu, sekarang ini Undhira melakukan Innovation Award yang sudah ketigakalinya. Melalui ajang itu akan mencari mahasiswa-mahasiswa yang memang siap membuka lapangan pekerjaan. “Mahasiswa sekarang banyak memiliki bisnis, online baik itu tentang makanan, kue dan lainnya. Menghasilkan produk itu berdasarkan teknologi, pengetahuan yang mereka terima, lalu menghasilkan unit-unit bisnis. Itu yang akan kami bina,” tekadnya.

Sekarang sudah ada beberapa mahasiswa yang sudah berhasil berwirausaha dan mulai menghasilkan. “Kami berharap ini sebagai contoh buat teman-temannya. Mereka yang baru pemula, tetapi sudah banyak yang berwirausaha. Kewirauisahaan itu adalah inovasi ide, bukan soal orang berdagang, tetapi ide,” pungkasnya.