Badung, 27 Juli 2026 — Fakultas Pendidikan dan Humaniora Universitas Dhyana Pura (Undhira) menerima kunjungan Tim Busan Aegwang Church, Korea Selatan, pada Senin (27/7/2026) di Aula E Kampus Undhira. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus memperkenalkan budaya Korea Selatan kepada civitas akademika Undhira melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif.

Tim Busan Aegwang Church dipimpin oleh Pdt. Kim Chang-Gon dan didampingi oleh Pdt. You Hojong, Ketua Yayasan Bina Ilmu Bali sekaligus perwakilan Gereja Korea Bali yang menjadi penghubung pelayanan tim selama berada di Bali.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Bagian Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Dhyana Pura, I Gede Neil Prajamukti Wardana, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyambut baik kehadiran Tim Busan Aegwang Church dan berharap kunjungan tersebut dapat membuka ruang interaksi yang lebih luas antara civitas akademika Undhira dengan masyarakat internasional, khususnya Korea Selatan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pdt. Kim Chang-Gon selaku perwakilan Tim Busan Aegwang Church. Kehadiran tim tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan pelayanan selama berada di Bali, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun persahabatan dan berbagi pengalaman budaya dengan mahasiswa Undhira.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan tarian dan pujian dari Tim Busan Aegwang Church. Para mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai budaya Korea melalui sejumlah aktivitas interaktif yang diperkenalkan oleh tim. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian mahasiswa adalah demonstrasi Taekwondo, khususnya teknik memecahkan papan. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran mengenai seni bela diri Korea yang mengedepankan disiplin, konsentrasi, ketangkasan, dan keberanian.

Selain itu, mahasiswa diajak mengenal permainan tradisional Korea, yaitu Biseokchigi, Ttakji, dan Jegi Chagi. Biseokchigi merupakan permainan yang menggunakan batu sebagai media permainan, sedangkan Ttakji dimainkan dengan cara membalik kartu kertas yang menjadi salah satu permainan populer dalam budaya Korea. Sementara itu, Jegi Chagi merupakan permainan tradisional yang dilakukan dengan menendang jegi agar tetap berada di udara.
Keterlibatan langsung mahasiswa dalam berbagai permainan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh antusiasme. Interaksi melalui permainan menjadi sarana sederhana namun efektif untuk memperkenalkan budaya sekaligus membangun komunikasi lintas budaya.

Bagi Fakultas Pendidikan dan Humaniora Undhira, kunjungan Tim Busan Aegwang Church menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa terhadap keberagaman budaya global. Interaksi semacam ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi melalui perjumpaan langsung dengan komunitas internasional.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung komitmen Universitas Dhyana Pura dalam memperkuat jejaring internasional dan menciptakan lingkungan akademik yang terbuka terhadap keberagaman budaya. Melalui kolaborasi dan interaksi lintas negara, Undhira terus mendorong mahasiswa untuk memiliki wawasan global dengan tetap berlandaskan karakter luhur.