Bertepatan dengan Pembukaan Pekan Kreativitas Mahasiswa (Senin, 25 April 2022), Universitas Dhyana Pura berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa menggelar Seminar Nasional “Sinergitas Dunia Pendidikan dengan Industri untuk Mempersiapkan SDM yang Unggul dan Kompeten”. Hadir Dr. Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi, Kemahasiswaan, dan Alumi sebagai narasumber pertama dan Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D. selaku Direktur Program MBKM Universitas Bandar Lampung dan Koordinator Duta Kampus Merdeka Kemendikbudristek sebagai narasumber kedua. Seminar Nasional dihadiri oleh Rektor Universitas Dhyana Pura, Para Dekan, Para Ketua Program Studi, Para Kepala Bagian, dan seluruh mahasiswa Undhira, diselenggarakan secara daring bertempat di Aula Gedung E dan secara luring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Dalam pemaparannya, Dr. Diana menyampaikan bahwa tujuan dari Pendidikan Tinggi adalah mampu melahirkan lulusan yang bermutu dan SDM yang unggul sehingga dapat diserap dan diakui di dunia kerja. Faktanya, masih terdapat beberapa gap terkait penguasaan kompetensi pada saat lulus dengan tingkat kompetensi yang dibutuhkan oleh industri. Sehingga, mahasiswa diharapkan mampu menguasai Literasi Data, Literasi Teknologi, dan Literasi Manusia melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pemerintah sendiri telah menyediakan alternatif pembelajaran baru dengan menetapkan Kebijakan Nasional yang merujuk pada delapan jenis aktivitas pembelajaran di luar kampus. Secara nyata dan merujuk pada Kebijakan Nasional, Undhira juga melakukan Relaksasi Kurikulum dengan menetapkan Kebijakan Tiga Semester di Luar Kampus. Upaya ini dilakukan agar mahasiswa Universitas Dhyana Pura mendapatkan pengalaman dan kesempatan yang lebih luas tidak hanya di dalam program studinya melainkan di luar program studi bahkan di luar kampus sehingga lulusan Undhira nantinya memiliki berbagai kompetensi dan pada akhirnya mampu diserap serta diakui dalam dunia kerja.

Lebih lanjut disampaikan oleh Bapak Yanuar bahwa dalam rangka menyediakan SDM yang unggul di masa mendatang, perlu adanya perubahan yaitu pembentukan “Agile Mindset: Growth Mindset, Creative Mindset, and Generative Mindset”. Untuk dapat bersaing di tingkat dunia, SDM Indonesia harus memiliki kompetensi dari berbagai bidang ilmu dan perlu adanya sinergitas antara mahasiswa dan perguruan tinggi. Harapannya, tidak adanya mata rantai yang putus tetapi ilmu yang diperoleh di tingkat universitas sejalan dengan bidang pekerjaan nantinya. Di akhir pemaparannya, Bapak Yanuar menyampaikan sebuah kutipan yang berbunyi “Knowing is not enough! You must take action”. Paham dan tahu terkait program MBKM saja tidak cukup melainkan seluruh mahasiswa bersama-sama dengan Perguruan Tinggi harus mengambil tindakan cepat dalam merealisasikan program ini demi terciptanya SDM yang unggul. (yun)

#undhirabali #humasundhira #teladandanunggulan