+62-361-426450 [email protected]

Badung, 5 Pebruari 2024. Bertema Let’s Get to Know: General Osteopathic Approach, ratusan mahasiswa Universitas Dhyana Pura jurusan Fisioterapi mengikuti kuliah tamu di ruang Aula A Universitas Dhyana Pura. Kegiatan ini merupakan kerjasama internal lembaga antara Kantor Urusan Internasional Universitas Dhyana Pura dan Program Studi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura.

Hadir pada acara ini mewakili lembaga Universitas Dhyana Pura adalah Dr. Sidhi Bayu Turker, S.H., M.Par. yang juga sebagai Kepala KUI (Kantor Urusan Internasional). Sebagai pembicara atau Guest Lecture adalah  Dr. Jorge Aranda Beltran, P. Hd., M. SC., Ped., Ost. B. S.Sc.(Hon) Ost. Med. ND. DO Profesor Escuela Universita de Osteopatia Universidad de Murcia yang juga mengelola Hands With Heart Foundation yang sudah mengadakan pelayanan kepada masyarakat internasional.

Dr. Sidhi pada sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dr. Beltran dan tim sebanyak 5 orang, atas kesediaannya sharing ilmu dan pengetahuan. Dirinya berharap agar semua mahasiswa aktif bertanya dan menimba ilmu, agar kelak ketika terjun ke lapangan sudah punya mental percaya diri, jelasnya.

Kuliah tamu ini lebih menekankan pada praktek/simulasi kepada pasien agar lebih mudah ditangkap dan diingat oleh mahasiswa, ujar Dr. Beltran. Pada paparan awal, Dr. Beltran menjelaskan tentang dunia atau keilmuan Fisioterapi yang saat ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan mempunyai peluang yang menjanjikan.

Gede Robby Gunawan dan Susan, dua orang mahasiswapun akhirnya tertarik untuk bertanya karena merasa mendapatkan wawasan baru tentang dunia keilmuan Fisioterapi. Demikian pula mahasiswa lainnya, dari awal, pertengahan dan sampai akhir acara, mereka sangat senang mendapatkan wawasan, terutama yang menyangkut ilmu Fisioterapi.

Universitas Dhyana Pura yang punya karakter Mendunia (Globaly), berusaha membuat terobosan-terobosan mendapatkan sumber belajar dengan mendatangkan narasumber lokal, regional dan bahkan internasional, sehingga mahasiswapun dapat membuka wawasan global, sepanjang sesuai dengan koridor pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi.