Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKB) merupakan sebuah implementasi dari visi misi yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo guna menciptakan adanya SDM yang lebih unggul. Dalam mengimplementasikan vis misi tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, berkebijakan bahwa MBKB bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja . Adanya konsep belajar merdeka tentunya bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar diluar kampus. Konsep tersebut terus dikembangkangkan oleh Kemendikbud sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

Salah satu program MBKB yakni Kerja Nyata Tematik (KKNT) atau program membangun desa, merupakan bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) yang mengasah softskill kemitraan dan kolaborasi lintas disiplin serta leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan di wilayah pedesaan. BKP Membangun Desa/KKNT memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah masyarakat di luar kampus, dengan secara langsung berkolaborasi bersama masyarakat mengidentifikasi potensi dan menangani masalah, serta mengembangkan potensi suatu desa/daerah dan meramu solusi untuk masalah yang ada di desa/daerah tersebut.

Dalam rangka mengimplementasikan MBKB, Universitas Dhyana Pura (Undhira) menyerahkan delapan mahasiswa untuk lakukan kegiatan pembelajaran membangun desa/KKNT di dua desa. Sabtu,  25 September 2021, Dr. I Gusti Bagus Rai Utama Rektor Undhira telah menyerahkan mahasiswa Program Studi Manajemen Undhira ke Desa Blimbingsari-Melaya, Jembrana. Mahasiswa tersebut secara simbolis diserahkan pada Kepala Desa Blimbingsari yakni Made John  Rony. Dan Jumat, 20 Agustus 2021 Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi dan Kemahasiswaan Undhira juga telah menyerahkan duabelas (12) mahasiswa pada perbekel Desa Catur-Kintamani, Bangli.

Mahasiswa yang melakukan kegiatan pembelajaran KKNT di Desa Catur terdiri dari sepuluh (10) mahasiswa Prodi Manajemen dan dua mahasiswa Prodi Tehnik Informatika. Menurut Dr. Diana mahasiswa tersebut akan melakukan kegiatan pembelajaran membangun desa selama empat bulan. Adapun bentuk kegiatan pembelajaran membangun desa atau KKNT tersebut akan dikonversi atau setara dengan 16 SKS. Bentuk kegiatan pembelajaran membangun desa atau KKNT di dua desa akan membantu percepatan pembangunan di kedua wilayah tersebut, dengan fokus kewirausaahaan. Mahasiswa yang melakukan KKNT di Desa Blimbingsari tidak hanya membantu pemberdayaan masyarakat Blibingsari saja namun juga akan membantu  masyarakat Desa Melaya khusus pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang ada di Melaya.

Kegiatan pembelajaran membangun desa/KKNT di desa Catur dan Blimbingsari merupakan implementasi hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Prodi Manajemen Undhira  Anggaran Kemendikbud Tahun 2021, yakni akselerasi prestasi dan kewirausahaan untuk mahasiswa Prodi Manajemen Undhira yang menjadi salah satu bagian capaiannya.

Salam Teladan dan Unggulan

Humas Undhira.