Evolusi dan revolusi tehnolog cyber bergerak dengan cepatnya. Bayang-bayang era masa depan sudah semakin jelas, industri 5.0 sudah di depan mata. Namun Industri 4.0 belum terpahami sepenuhnya. Lalu apa sebanarnya yang penting di era Industri 4.0 ?  Praktisi dan akademisi  Prof. Michael Sega Gumelar selama dua jam  menyoal bisnis di era digital dalam webinar yang diadakan oleh Program Studi D3 Manajemen Pemasaran Universitas Dhyana Pura (Undhira) yang dilaksanakan Sabtu, 6 Maret 2021.

Industri 4.0 ditandai dengan kemampuan  Cyber;, internet connecting;, dunia kerja lebih banyak bergerak di jasa internet;, virtualisasi (tidak perlu hadir dan tidak membutuhkan ruang/gedung;, dibutuhkan kemampuan dalam sistem. Hal inilah yang terjadi masa kini, di Indonesia khususnya.  Namun harus disadari dan dipersiapkan  pakem hidup lima atau sepuluh tahun ke depan dengan hadirnya Industri 5.0 yang saat ini sudah menghidupi negara Jepang dan Amerika.

Era Industry 5.0 ditandai dengan tubuhi sudah bukan tubuh nyata namun akan hadir tubuh-tubuh virtual. Tubuh dan suara kita bisa jadi akan hadir dalam virtualisasi dengan tubuh dan suara orang lain. Visualisasi karakter kita masing-masing akan hadir dalam bentuk konsep semisal seperti Avatar.  Di Era Industri 5.0 mengubah wajah seseorang bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Dunia aplikasi, account, real time computing/sistem, RPA (Robot Personal Assistant). Industri 5.O bisa dikatakan hadirnya masa yang indah dan sekaligus mengerikan. Jaman dimana orang buta bisa melihat, orang bisu bisa berbicara,  hadirnya google earth, moon dan mars, hoaks menguat. Sekalipun demikian akan diimbangi dengan kemajuan cyber security, sistim semakin bagus, berbaliknya para hecker menjadi programmer. Manusia akan sulit berbohong karena semua akan terlacak oleh big data, quality control program yang kuat ditambah adanya face, DNA detaction, hands-free mobile computing compatible Android and IOS.

Bagaimana kita menghidupi  era 4.0, dimana jasa sudah tergantikan oleh mesin/sistim ? Webinar yang diikuti mahasiswa D3 Manajemen Pemasaran, siswa klas 12 SMA N 1 Melaya dan SMK N 2 Baluk, SMK Marsudirini Negara, Jembrana tersebut di moderator oleh dosen prodi D3 Manajemen Pemasaran Dr. Jatmiko Wahyu Nugroho dan dibuka oleh Kaprodi . Dr. I Wayan Ruspendi Junaidi dan wakil kepala Sekolah SMA N1 Melaya I gede Oka Sasmita, M.Pd.  banyak membahani pengetahuan bisnis di era cyber serta peluang market yang sebaiknya dikembangkan.

 Humas Undhira.