Badung, 30 Juni 2026 – Program Studi Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika (FTI) Universitas Dhyana Pura (UNDHIRA) terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peninjauan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari dunia usaha, dunia industri (DUDI), asosiasi profesi, perguruan tinggi, pemerintah, pengguna alumni, hingga alumni, yang diselenggarakan pada Selasa (30/6).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan kurikulum agar selaras dengan perkembangan teknologi informasi yang bergerak sangat cepat serta kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Melalui diskusi bersama para mitra, Program Studi Informatika memperoleh berbagai perspektif yang menjadi dasar dalam menyusun kurikulum yang lebih adaptif dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.
Peninjauan kurikulum turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika, Direktorat Penjaminan Mutu (DPM), hingga Direktorat Akademik dan Inovasi Pembelajaran (DAIP). Kehadiran para pimpinan menunjukkan dukungan penuh universitas dalam menjaga kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang berkelanjutan.

Sejumlah mitra eksternal juga hadir memberikan masukan, di antaranya Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), PT Indo Apps Solusindo sebagai mitra industri, Program Studi Informatika Universitas Hindu Indonesia (UNHI) dan Universitas Bali Internasional (UNBI), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Program Magister Universitas Triatma Mulya dan PT Jaya Kartha Solusindo sebagai pengguna alumni, serta perwakilan alumni Program Studi Informatika.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika menyampaikan bahwa pendekatan Outcome-Based Education tidak hanya berfokus pada materi yang dipelajari mahasiswa selama kuliah, tetapi juga pada kemampuan dan kompetensi yang mereka miliki ketika lulus. Oleh karena itu, masukan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan Informatika UNDHIRA memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini maupun di masa depan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Dhyana Pura dan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstitusi melalui kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa.

Selama sesi diskusi, para mitra DUDI memberikan berbagai masukan mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini, baik dari sisi penguasaan teknologi, kemampuan analitis, penyelesaian masalah, komunikasi, maupun kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang begitu dinamis. Berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Informatika Universitas Dhyana Pura kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan. Diharapkan, kurikulum yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap berkontribusi di dunia profesional maupun di tingkat global.