Badung – Universitas Dhyana Pura (UNDHIRA) merayakan puncak Dies Natalis ke-15 pada Selasa (7/7/2026) dengan mengusung tema “UNDHIRA Berdampak: Memperkuat Karakter, Mendorong Inovasi, dan Mengabdi bagi Negeri.” Perayaan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan 15 tahun UNDHIRA sekaligus meneguhkan komitmen sebagai perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Bishop Si Bagus Herman Suryadi, M.Th., selaku Ketua Pembina Yayasan Dhyana Pura. Ibadah tersebut menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan UNDHIRA. Dalam pesan firman Tuhan, Bishop Si Bagus Herman Suryadi menegaskan bahwa Dies Natalis hendaknya menjadi momentum bagi UNDHIRA dan seluruh sivitas akademika untuk bangkit dari stagnasi, bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan mandiri, serta tetap berpusat kepada Tuhan sehingga keberadaannya mampu membawa dampak dan menjadi kesaksian yang nyata bagi lingkungan.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-15 Universitas Dhyana Pura, Dr. Gusti Ngurah Joko Adinegara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Dies Natalis tahun ini. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan merupakan buah dari kolaborasi dan semangat kebersamaan seluruh sivitas akademika, Yayasan Dhyana Pura, mitra, sponsor, alumni, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, menegaskan bahwa Dies Natalis ke-15 bukan sekadar perayaan hari jadi universitas, melainkan penanda perjalanan dan arah baru pengembangan institusi. Menurutnya, UNDHIRA akan terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan, sekaligus menghasilkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa.
Puncak perayaan juga menjadi momentum penguatan kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Ateneo de Davao University, Philippines, serta Memorandum of Understanding (MoU) dengan Father Saturnino Urios University, Philippines. Pada kesempatan yang sama, UNDHIRA meluncurkan tiga transformasi strategis sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan akademik, yaitu Dokumen Kelulusan Digital dan Dwibahasa, Kebijakan Tugas Akhir Multi Jalur, serta Pusat Layanan Sivitas Akademika dan Kampus Inklusif. Ketiga inovasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin modern, fleksibel, dan inklusif.

Suasana perayaan semakin semarak dengan berbagai agenda akademik dan apresiasi yang mencerminkan semangat inovasi serta prestasi sivitas akademika. Kegiatan tersebut meliputi penyampaian orasi ilmiah, penampilan atraksi mahasiswa, pemberian penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berprestasi, serta pengumuman pemenang berbagai kompetisi yang telah diselenggarakan selama rangkaian Dies Natalis, termasuk UNDHIRA Innovation Awards dan UNDHIRA Medical Brain Festival. Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian sivitas akademika sekaligus mendorong lahirnya budaya inovasi dan keunggulan di lingkungan UNDHIRA.

Memasuki usia ke-15 tahun, Universitas Dhyana Pura meneguhkan komitmennya untuk terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi yang berdampak. Tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, UNDHIRA juga bertekad membentuk lulusan yang berkarakter, mendorong lahirnya inovasi, serta memperluas kontribusi bagi pembangunan bangsa melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
