BADUNG – Kegiatan Road to Bali DigiFest 2026 diselenggarakan di Aula Gedung E Universitas Dhyana Pura (Undhira), pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 09.00–12.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh 300 mahasiswa dari seluruh program studi di Universitas Dhyana Pura sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan generasi muda mengenai inovasi dan transformasi digital.
Kegiatan Road to Bali DigiFest 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Bali DigiFest 2026 yang mengangkat perkembangan inovasi digital, pemanfaatan teknologi, serta peluang transformasi digital dalam mendukung pembangunan Bali. Penyelenggaraan kegiatan ini di Universitas Dhyana Pura menjadi ruang edukasi dan diskusi bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi digital serta relevansinya dalam berbagai bidang keilmuan.

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan literasi digital mahasiswa, mendorong pola pikir inovatif, serta memperkenalkan peluang penerapan teknologi digital untuk menghasilkan solusi yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperluas perspektif mahasiswa mengenai transformasi digital di Bali, termasuk penerapannya dalam pengembangan layanan dan penguatan lembaga lokal.
Dalam kegiatan ini, hadir dua narasumber yang membahas tema inovasi dan transformasi digital dari perspektif yang saling melengkapi. Gerson Feoh, S.Kom., M.T., MOS, membawakan materi bertajuk “Ide dan Implementasi Inovasi Digital: Mengubah Ide Menjadi Inovasi dan Solusi yang Berdampak.” Materi ini menekankan pentingnya mengembangkan ide menjadi inovasi digital yang mampu menjawab kebutuhan nyata, menyelesaikan permasalahan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Narasumber berikutnya, Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Bali sebagai Pulau Digital Dikaitkan dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Bali, Arah dan Peluang Transformasi Digital Bali.” Pembahasan ini menyoroti arah transformasi digital Bali serta peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan layanan dan penguatan peran LPD dalam menghadapi perkembangan ekosistem digital.
Partisipasi 300 mahasiswa dari seluruh program studi memperlihatkan pentingnya isu transformasi digital bagi mahasiswa lintas disiplin ilmu. Perkembangan teknologi tidak hanya menjadi perhatian bidang informatika, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan bidang ekonomi, bisnis, pariwisata, sosial, dan berbagai sektor lainnya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai inovasi digital menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja dan masyarakat.

Melalui pemaparan materi dari kedua narasumber, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya menghubungkan gagasan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Inovasi digital diharapkan tidak berhenti pada penggunaan teknologi semata, tetapi mampu menghasilkan solusi yang relevan, aplikatif, dan memberikan dampak nyata.
Penyelenggaraan Road to Bali DigiFest 2026 di Universitas Dhyana Pura diharapkan dapat memperkuat literasi digital mahasiswa, menumbuhkan semangat berinovasi, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam mendukung transformasi digital Bali. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas diskusi mengenai peluang pemanfaatan teknologi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kritis dalam melihat permasalahan, dan kreatif dalam menghasilkan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat.