Pengembangan kompetensi dan kinerja dosen dalam era digital sangat penting dilakukan. Perubahan yang besar terjadi dalam dunia pendidikan dengan adanya peralihan teknologi dalam pembelajaran yang sangat cepat. Guna menyikapi perubahan tersebut maka bagian Pengembangan Metode Pembelajaran & Mata Kuliah Umum Universitas Dhyana Pura (Undhira) menyelenggarakan sosialisasi terkait isu kekinian tentang plagiarisme dan pelatihan pemanfaatan Learning Management System atau yang disebut SiPanDU. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 16 hingga 19 Februari 2021 lewat zoomeeting. Adapun nara sumber    plagiarisme Rektor Undhira yakni Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., MMA., MA, dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undhira yakni Putu Chris Susanto, BA., MBA., M.Ed.  Nara Sumber pelatihan SiPanDu dibawakan oleh Putu Wida Gunawan, S.Si., M.Cs., MO.  Seorang dosen Program Studi Tehnik Informatika Undhira dan mengenai beban mahasiswa dan kewajiban-kewajibannya terkait dalam sistem Learning Management System (SiPanDu) dibawakan oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan Undhira yakni Dr. Dermawan Waruwu, M.Si.

Plagiarisme merupakan momok yang menakutkan bagi kaum akademisi, melalui Peraturan Menteri Pendidikan RI No. 17 Tahun 2010 dengan jelas dalam pasal 1 ayat (1) disebutkan, “Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai”.  Berkenaan dengan hal tersebut guna peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa agar terhindar dari plagiarisme maka dipaaparkan teknik menulis, mengutip yang benar dan teknik menulis paraphrase serta strategi bimbingan secara on line. Tema tersebut sengaja disampaikan guna meningkatan luaran penelitian dosen dan mahasiswa Undhira.

Layanan learning management system yang berbasis moodle yang dikenal dengan SiPanDu hasil kreasi dan inovasi Program Studi Tehnik Informatika sedang dalam proses menjadi  yang akan segera diluncurkan merupakan respon atas perubahan lingkungan dan sistem pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran daring  dan blanded. Sosialisasi dan pelatihan selama emapt hari tersebut diikuti kurang lebih 120 tenaga pendidik dan kependidikan Undhira.  SiPanDu akan mengatasi berbagai persoalan kompleks dalam pembelajaran daring secara sinkronus, dan dapat dikembangkan dalam bentuk pembelajaran asinkronus untuk mengatasi keterbatasan kuota belajar mahasiswa.  SiPanDu adalah sistem yang diharapkan memudahkan mahasiswa, dosen dan program studi dalam penyelenggaraan pembelajaran yang efektif dan efisien dalam proses perubahan dunia yang sedemikian cepat. SiPanDu membantu dosen agar mampu mengelola pembelajaran daring dengan baik. SiPandu hanyalah sebuah sistem dan dosen sebagai sumber belajar harus tetap dituntut cermat dalam menyiapkan materi, strategi pembelajaran, dan instrumen yang tepat dalam evaluasi pembelajaran. Dengan adanya sistem penunjang pembelajaran SiPanDu tersebut diharapkan memudahkan mahasiswa, dosen dan program studi untuk menyelenggarakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dalam era digital dan era perubahan tehnologi. Sumber : Humas & Bag. PMB Undhira