Program MBKM merupakan program yang telah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2020. Hal ini selaras dengan visi Indonesia 2045 yakni  “Indonesia semakin mengukuhkan posisi sebagai negara berdaulat maju, adil dan makmur”. Secara global  lingkungan, tehnologi dan sosial kini sedang berubah dan terus berubah. Hal ini membawa perubahan sistim pendidikan di Indonesia. Dengan perubahan tersebut, kini perguruan tinggi wajib menyelaraskan dan merestrukturisasi bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) yang sesuai dengan merdeka belajar kampus merdeka (MBKM).

Dalam mendukung Program Merdeka Belajar : Kampus Merdeka (MBKM) tersebut, Undhira adakan bimbingan tehnis (bimtek) pengembangan kurikulum  perguruan tinggi di abad 21.  Bimtek  yang dilakukan selama 2 hari.  Di hari pertama Senin, 5 Juli 2021 bimtek difokuskan pada “rasional pengembangan kurikulum pendidikan tinggi di abad 21 untuk mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan tahapan penyusunan kurikulum pendidikan tinggi (KPT) sesuai KKNI dan SN-DIKTI dengan pendekatan Outcome Based Education (OBE).

Bimtek hari kedua, Selasa, 13 Juli 2021 membicang soal “Desain pembelajaran dan penyusunan RPS di pendidikan tinggi sesuai dengan sesuai KKNI dan SN-DIKTI dengan pendekatan Outcome Based Education (OBE).” Dalam bimtek tersebut menghadirkan pembicara Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T seorang dosen tetap di ITS Surabaya dan juga anggota Tim KPT & Pembelajaran, pada Direktur Pembelajaran & Kemahasiswaan Dikti, KemendikbudRistek. dan Member of Association for Educational Communications and Technology (AECT).

Bimtek tersebut terselenggara atas dukungan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Undhira yang telah lolos pembiayaan 2021 Dikti – KemendikbuRistek dan kini sedang berproses. Sekalipun hibah tersebut diperuntukan Program Studi Manajemen Undhira namun pada pelaksanaannya 15 program studi yang ada di Undhira dilibatkannya dalam pelaksanaan bimtek pengembangan kurikulum tersebut.

Bimtek yang diikuti para kaprodi,  sekprodi serta bidang yang terkait  di lingkungan Undhira tersebut bertujuan menyelaraskan, merestrukturisasi mata kuliah prpgram studi yang ada di Undhira dan lebih fokus pada Program Studi Manajemen Undhira, sehingga selaras dengan apa yang telah diprogramkan oleh MBKM.  Harapan bimtek tersebut, seluruh program studi di Undhira dan secara khusus program studi manajemen mampu merancang purikulum pendidikan tinggi dalam mendukung implementasi Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP-MBKM) sesuai KKNI & SN-Dikti dengan pendekatan OBE.

Dalam bimtek tersebut Syamsul secara rinci dan detail membimbing dokumen kurikulum yang telah diselaraskan oleh program studi manajemen pada pertemuan hari pertama. Pada pertemuan kedua yang sengaja dilakukan seminggu setelah pertemuan hari pertama, Syamsul mengevaluasi dokumen kurikulum yang telah disesuaikan sembari memberikan pemahaman kembali : Strategi implementasi Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) MBKM dalam KPT;  Rasionalisasi BKP di luar kampus untuk menjaga mutu dan menentukan SKS; Pembelajaan menggunakan case method dan team based project beserta penilaian dan evaluasinya; Penyusunan Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) dan rencana tugas berdasarkan SNDIKTI dan matrik kurikulum.

Pemahaman yang begitu mendalam dan detail dan disertai contoh-contoh kongkrit tersebut sangat antusias diikuti oleh para peserta bimtek. Bimtek tersebut dipandu oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi dan Kemahasiswaan yakni Dr. Ni Made Diana Erfiani yang juga ketua task force hibah PKKM Undhira.  Dalam bimtek tersebut hadir juga Rektor yakni Dr. I Gusti Bagus Rai Utama memberikan arah kebijakan Undhira.

Humas Undhira.