Universitas Dhyana Pura  (Undhira) dalam mewujudkan mahasiswa yang berkarakter, melalui Bagian Pembelajaran Karakter telah mengawali kuliah umum dengan tema integritas. Teladan dan Unggulan sebuah Visi Undhira yang harus dicapai di tahun 2040. Dalam mewujudkan visi tersebut Bagian Pembelajaran Karakter memiliki peran yang sangat besar. Melalui bagian tersebut mahasiswa, tenaga pendidik maupun kependidikan diharapkan memahami dan menerapkan karakter Undhira. Karakter Undhira dikenal dengan tujuh (7) karakter. Ke tujuh karakter tersebut : Percaya Diri, Integritas, Keberagaman, Kewirausahaan, Kepemimpinan yang Melayani, Profesional dan Mendunia atau Globaly.   Adapun integritas yang dimaksud  yakni membentuk insan yang memiliki integritas: berpikir dan berkata selaras dengan perbuatan dalam kejujuran dan rasa takut akan Tuhan.

Kuliah umum yang dilaksanakan Rabu, 3 Maret 2021 oleh Bagian Pembelajaran Karakter  dalam rangka menyambut awal semester genap tahun ajaran 2020-2021. Kuliah umum dilakukan secara daring lewat zoom, yang diikuti oleh sekitar 680 mahasiswa semester dua dari berbagai program studi serta para fasilitator di Lingkungan Undhira. Hadir  tiga orang pembicara, yakni Dr. I Gusti Bagus Rai Utama Rektor Undhira, I Gusti Ngurah Riksa Dhirga Antara, S.E., selaku HR Manager The Maj Nusa Dua dan Agnes Utari Hanum Ayuningtias, M.Psi., Psikolog Ketua Program Studi Psikologi Undhira.

Dalam Kuliah Umum tersebut Rektor Undhira lebih banyak  menganologikan hal praksis dalam kehidupan nyata. Ilustrasi yang dikemas dalam analog disampaikan yang pada muaranya pentingnya integritas dan kejujuran sebagai seorang individu. Kejujuran sebuah tiket yang berlaku untuk semua kesuksesan . Diakhir pembicaraannya Rektor Undhira menekankan meniti karir dengan kejujuran itu luar biasa. Kuliah umum yang sangat diminati para mahasiswa tersebut dimoderatori oleh Kabag. Kemahasiswaan Dr. Darmawan Waruru, M.Si. menghadirkan praktisi muda alumni Undhira (dahulu STIM Dhyana Pura) Dhirga Antara. “Integritas merupakan salah satu kunci untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan; membuat manusia mampu untuk memimpin dan dipimpin; melahirkan kepercayaan dan prestasi” dan “Integritas lebih banyak menyangkut tentang hati. Semisal menghargai waktu, bertanggung jawab, berkomitmen dan menjaga prinsip yang kita miliki” papar Dhirga Antara.

Selanjuttnya Agnes Utari menambahkan ada tiga hal yang perlu ditekan dalam integritas pada generasi Z, yakni integritas dalam  relasi, integritas dalam akademik dan integritas dalam perilaku di media sosial.  Tantangan berat bagi generasi Z yang kini ada yakni mudahnya akses dalam melakukan kecurangan akademik,  disintegritas orang lain menjadi standar yang palsu,  pembelajaran nilai-nilai dalam keluarga yang sulit diterapkan, kebiasaan mengkritik orang dari generasi lain, kabar yang beredar sangat cepat di media sosial tanpa bukti kebenarannya.  Menyoal tantangan tersebut apa yang harus dilakukan oleh generasi Z dan kita semua yang hidup di jaman generasi Z ?  Selanjutnya  beberapa hal tawaran yang harus dipahami bersama : seperti tampilkan diri yang selaras antara dunia nyata dan sosial media;, belajar untuk memilah informasi secara logis;, hargai proses, bukan hanya hasil;, posisikan diri kita di sudut pandang orang lain.