Badung, 25 Juli 2025 — Universitas Dhyana Pura (Undhira) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) bertema Go Green. Sebanyak 25 mahasiswa resmi diterjunkan ke Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, untuk menjalankan program pengabdian yang berfokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan selama satu bulan, dari 25 Juli hingga 25 Agustus 2025.

Kegiatan KKNT Go Green ini dikoordinasikan oleh Lembaga Pengembangan Metode Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPPM) Universitas Dhyana Pura, sebagai bagian dari upaya kampus dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman langsung di tengah masyarakat dengan pendekatan edukatif dan kontekstual.
Kegiatan penerjunan diawali dengan sambutan hangat dari Perbekel Desa Cemagi, I Putu Hendra Sastrawan, S.Si, yang menyampaikan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa Undhira. Ia berharap kegiatan KKNT ini tidak hanya menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat Desa Cemagi. “Kami sangat terbuka dan mendukung program-program seperti ini, apalagi yang membawa semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan. Semoga kolaborasi ini menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan,” ujarnya.

Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA. dalam sambutannya menekankan bahwa KKNT bukan hanya sekadar bagian dari kurikulum, tetapi adalah panggilan untuk mengimplementasikan ilmu yang dipelajari mahasiswa di tengah masyarakat. “Tema Go Green yang diangkat kali ini sangat relevan dengan tantangan zaman. Kami bangga bisa bermitra dengan Desa Cemagi dalam menghadirkan solusi lingkungan yang inovatif dan edukatif melalui tangan-tangan muda mahasiswa,” jelasnya.
Momentum penting dalam kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Undhira dan Pemerintah Desa Cemagi, sebagai bentuk komitmen bersama dalam pelaksanaan program pengabdian berkelanjutan. Usai penandatanganan, dilakukan penyerahan mahasiswa secara simbolis dari Rektor kepada Perbekel Desa Cemagi, yang dilanjutkan dengan pembukaan resmi kegiatan KKNT melalui pengalungan nametag kepada para mahasiswa.

Selama satu bulan ke depan, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program partisipatif yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, seperti edukasi pemilahan dan pengolahan sampah di sekolah dasar, workshop ecobrick, jepitan sampah, serta keranjang Takakura. Selain itu, mereka juga menggelar aksi nyata seperti beach clean up, penanaman TOGA, pembuatan plang nama pantai dari ecobrick, hingga lomba kebersihan kelas dan mini pameran lingkungan dalam rangka menyambut HUT RI ke-80 di SD Negeri 1 Cemagi.
Dengan semangat Undhira Berdampak, kegiatan KKNT ini diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak hijau di Desa Cemagi, tetapi juga menanamkan semangat cinta lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi muda dan masyarakat setempat.
