Universitas Dhyana Pura (Undhira) menjadi tempat penyelenggaraan Konferensi Nasional PKM-CSR, 7 Oktober 2021. Konferensi tersebut diprakarsai oleh Universitas Pelita Harapan, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Swiss German, Universitas Pradita, Universitas Sebelas Maret serta Universitas Dhyana Pura sebagai Co-Host. Konferensi Nasional PKM-CSR diikuti oleh kurang lebih 230 peserta yang berasal dari perguruan tinggi di Indonesia baik negeri ataupun swasta.
Rektor Undhira Dr. IGB Rai Utama, SE, M.MA., M.A dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada para peserta Konferensi Nasional PKM-CSR tahun 2021. Disampaikan bahwa para Dosen Undhira mendapatkan dan memenangi Hibah Pengabdian, baik yang didanai oleh Ristekdikti, maupun internal Universitas Dhyana Pura tahun 2021. “Ada 6 judul hibah pengabdian masyarakat kemendikbudristek tahun 2021 dengan prioritas implementasi konsep start-up kewirausahaan, kreativitas produk olahan pangan, pembangunan pariwisata dari desa, dan ada 25 juduk hinah pengabdian masyarakat internal tahun 2021 telah dan sedang kami danai” sambung Rektor Dr. Rai Utama.
Pengabdian masyarakat pastilah tidak akan berjalan dengan baik jika kita tidak melaksanakannya dengan APIK, Adaptif (selalu beradaptasi dengan segala perubahan, termasuk pandemic yang sedang dihadapi), Profesional (implementasi pengetahuan/knowledge, Keterampilan/Skills, Berperilaku baik/attitude/jujur dalam melakukan pengabdian), Inovatif (selalu berpikir dan mencari cara baru untuk mengatasi masalah masyarakat) dan Kreatif (berusaha membauat atau menciptakan cara/metode baru.

Dr. Nugroho Mardi Wibowo dari Universitas Wijaya Putra sebagai Ketua Pelaksana Konferensi Nasional ke-7 PKMCSR dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan Konferensi Nasional PKM-CSR merupakan wadah pertemuan para penggiat pengabdian kepada masyarakat dan CSR dan diharapkan forum ini dapat menjadi forum silahturohmi ilmiah dan sebagai tempat sharing pengalaman kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan CSR yang dilakukan oleh dosen dan penggiat PKM-CSR lainnya sebagai upaya untuk memajukan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Disampaikan oleh Dr. Nugroho Mardi Wibowo bahwa Konferensi Nasional PKM-CSR tahun ini diikuti oleh kurang lebih 230 peserta yang berasal dari perguruan tinggi di Indonesia baik negeri ataupun swasta. Adapun bidang dan lingkup bahasan yang dibahas dalam konferensi ini meliputi teknologi tepat guna, teknologi informasi dan komunikasi, pangan dan kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya, serta lingkungan hidup dan kebencanaan. “PKM-CSR Award juga diselenggarakan untuk menyeleksi para penggiat pengabdian kepaa masyarakat dan CSR, baik dari kalangan perguruan tinggi maupun industry”, tegasnya.