Senin (4/7) – Universitas Dhyana Pura gelar Webinar Nasional “Tourism Entrepreneurship Dalam Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba” secara online (daring) menggunakan media Zoom Meeting. Ketua Tim Peneliti Penelitian Dasar Kompetitif Nasional Universitas Dhyana Pura, Dr. Dermawan Waruwu, S.Th., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Priorotas (Bali Baru) merupakan program dari pemerintah, Undhira mendapatkan hibah kompetitif nasional untuk program ini selama 3 tahun ke depan. Dr. Dermawan Waruwu juga memberikan apresiasi kepada setiap pihak yang telah terlibat dalam terselenggaranya Webinar Nasional ini.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Dhyana Pura, Dr. Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum memberikan sambutannya sekaligus mewakili Rektor Undhira untuk membuka Webinar Nasional secara resmi. Dalam sambutannya, Dr. Ni Made Diana Erfiani, menyampaikan bahwa webinar ini dilatarbelakangi oleh 2 hal penting yang pertama adalah lolosnya tim dari undhira dalam hibah kompetitif nasional dan sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis Undhira yang ke-11. Lebih lanjut menurut Dr. Ni Made Diana Erfiani webinar ini merupakan bagian juga dari kerjasama antara Undhira dengan Universitas HKBP Nomensen serta STT Pelita Kebenaran. Beliau berharap, tim peneliti dapat memberikan sumbangsih berupa data yang valid terkait kewirausahaan, jenis, strategi dan model kewirausahaan guna pengembangan kawasan wisata Danau Toba.

Bertindak sebagai keynote speaker adalah Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., M.MA., M.A. yang dalam hal ini menyampaikan materi Pemasaran Pariwisata. Beberapa penekanan yang disampaikan Dr. I Gusti Bagus Rai Utama dalam pemaparannya adalah Pemasaran Pariwisata dipengaruhi oleh beberapa aspek diantaranya regulasi pemerintah, politik dan hukum, ekonomi, sosial budaya, teknologi, lingkungan media. Lebih lanjut Dr. I Gusti Bagus Rai Utama juga menyampaikan bahwa komunikasi pemasaran merupakan pembentuk loyalitas pelanggan, sebab orientasi perusahaan telah bergeser dari market oriented menjadi satisfaction oriented. Beliau juga memaparkan tentang Karakteristik Komunikasi Pemasaran Pariwisata dan Perhotelan, Peluang Usaha Pariwisata yang dibagi dalam 7 kelompok (UNWTO, 2005) serta Aspek-Aspek Studi Kelayakan Pengembangan Pariwisata.

Hadir sebagai Narasumber Dr. Drs. Pantas H. Silaban, MBA dari Universitas HKBP Nomensen yang membawakan materi tentang Tourism Entrepreneurship Related to Lake Toba Destination. Dr. Pantas H. Silaban membagi materinya menjadi 3 bagian yaitu, Pembangunan Ekonomi berbasis Masyrakat Lokal Sektor Pariwisata, Tourism Entrepreneurship dalam pembangunan Ekonomi, dan Menciptakan Pembangunan Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Lokal Sektor Pariwisata.

Dua Narasumber lainnya merupakan anggota tim peneliti Penelitian Dasar Kompetitif Nasional Universitas Dhyana Pura yakni Dr. Drs. R. Tri Priyono Budi Santoso, MM., dan Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, SE., MA. Dr. R. Tri Priyono Budi Santoso membahas tentang Technopreneurship sebagai Kekuatan Membangun Kawasan Industri. Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi membahas tentang Model Pemberdayaan Tourism Entrepreneur Adat Toba Sebagai Strategi Percepatan dalam Pembangunan Nasional.

Setelah seluruh Narasumber menyampaikan materinya, dibuka sesi diskusi (tanya jawab) bagi Peserta untuk bertanya kepada semua Narasumber. Peserta dalam kegiatan ini berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, lembaga pemerintah, tokoh agama dari seluruh Indonesia. Harapan dari webinar serta Penelitian ini adalah pertama, mahasiswa dengan core Pariwisata dapat melakukan kegiatan magang/training di Wilayah Destinasi Wisata Danau Toba sebagai tindak lanjut MOU yang telah dilakukan antara UNDHIRA, HKBP, Universitas HKBP Nomensen dan STT Pelita Kebenaran. Kedua, Dosen/Tim Peneliti dapat berkolaborasi untuk pengabdian masyarakat kepada masyarakat disana. (mdi)

#undhirabali #teladandanunggulan #humasundhira

X