Mengukuhkan tahun 2018 sebagai Tahun Profesional serta mengawali kuliah karakter akademik 2018-2019, Lembaga Pembelajaran Karakter Universitas Dhyana Pura (Undhira) adakan kuliah umum di Aula Gedung E kampus Dhyana Pura, Rabu (19/9). Lembaga 7 Karakter Undhira menyajikan suatu kegiatan yang mengambil tema profesional untuk memberikan pengetahuan dan perspektif dari industri dengan menghadirkan narasumber dan praktisi yaitu Kepala Divisi Formalitas SKK Migas Indonesia, Didik S. Setyadi., SH, MH. Kuliah Umum dibuka oleh Rektor Undhira Dr. Made Nyandra dan dikuti oleh dosen, karyawan serta sebanyak 250 mahasiswa dari Fakultas Ekonomika (FEH) dan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKST).
Dalam sambutanya Dr. Nyandra menyampaikan bahwa Negara Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alam tetapi kualitas sumber daya manusia belum begitu baik walaupun Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. “Saat ini kesempatan kita untuk belajar dari narasumber mengenai sumber daya Indonesia, karena narasumber berasal dari SKK Migas”. Ujar Dr. Nyandra.
Lebih lanjut ditekankan oleh Rektor Undhira bahwa Sumber Daya Manusia harus memiliki keahlian mendasar yaitu pengetahuan yang baik, harus ahli sesuai dengan bidang masing-masing, hardskills dan softskills, profesional, serta memiliki kompetensi yang teruji. Mahasiswa Undhira akan mendapatkan sertifikasi kompetensi pada bidang masing-masing. Di samping itu, semua mahasiswa Undhira juga mendapatkan lifeskills melalui pembelajaran Tujuh Karakter yang terdiri dari Kepercayaan Diri, Integritas, Keberagaman, Entrepreneurship, Kepemimpin yang Melayani, Profesionalitas, dan Mendunia. “Dengan kedua pengetahuan itu maka sudah pasti SDM berkualitas” tegas Dr. Made Nyandra.

Didik S. Setyadi., SH, MH menyampaikan bahwa negara berdaulat atas kekayaan alam di wilayahnya akan digunakan sumber daya itu sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Karenanya, pemerintah saat ini berusaha merubah paradigma lama menjadi pandangan baru yaitu mengelola minyak dan gas menjadi modal pembangunan nasional. Apabila sebelumnya harga BBM masih belum merata di Indonesia, maka pada tahun ini energi berkeadilan menjadi semangat pengelolaan migas sehingga kebijakan seperti BBM satu harga menjadi kebijakan yang digalakkan oleh pemerintah untuk memeratakan aksesibilitas BBM sebagai sumber daya energi. Mulai tahun 2017, harga BBM di Papua sudah sama dengan di Jawa dan daerah lainnya di Indonesia. Hal ini menjadikannya roda penggerak dalam perekonomian agar dari Sabang samapai Merauke pembangunan bisa merata. Dengan demikian, kemakmuran serta kesejahteraan bisa dirasakan oleh seluruh Rakyat Indonesia.

Universitas Dhyana Pura mendukung pembangunan melalui pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Berbekal fasilitas dan sumber daya dosen yang berkualitas, Undhira sebagai institusi perguruan tinggi terakreditasi B menawarkan 15 program studi antara lain S1 Manajemen, S1 Akuntansi, Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan, D3 Pemasaran Digital, S1 Guru PAUD, S1 Guru Pariwisata, S1 Bahasa Inggris, S1 Psikologi, S1 Rekam Medis, S1 Fisioterapi, S1 Ilmu Gizi, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Teknik Informatika, S1 Sistem Informasi, dan S1 Bioteknologi.