Peringatan dini adanya bahaya Tsunami dikeluarkan oleh BMKG dengan waktu gempa bumi : Senin, 26 April 2021 pukul 08.53 WIB. Tsunami disebabkan oleh gempa MAG: 8.6 untuk seluruh wilayah Indonesia. Tepat pukul 10 .00 Wita secara serentak telah dibunyikan sirine sebagai tanda adanya bahaya tsunami. Ketika mendengar bunyi sirine tanda adanya bencana maka seluruh tenaga pendidik maupun kependidikan dan mahasiswa serta orang – orang yang ada di dalam gedung Yayasan Dhyana Pura, Gedung E, A dan B kampus Dhyana Pura berlari melalui jalur evakuasi menuju titik kumpul evakuasi.
Setelah bunyi sirine berhenti dan semua sudah berkumpul di titik kumpul evakuasi maka Wakil Rektor II Dr. R Tri Priyono Budi Santoso menyampaikan bahwa, semuanya hanya simulasi bencana gempa yang berpotensi Tsunami dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2021 yang diperingati setiap tanggal 26 April. Sehubungan dengan hari HKB maka civitas akademika Universitas Dhyana Pura menggelar simulasi/latihan evakuasi mandiri dengan skenario ancaman gempa bumi yang berpotensi tsunami pada Senin, 26 April 2021 pukul 10.00 Wita yang dikendalikan dari BPBD Provinsi Bali.
HKB 2021 ini diperingati oleh seluruh jajaran instansi/organisasi di wilayah Indonesia. Universitas Dhyana Pura salah satu instansi pendidikan turut serta memperingatinya dengan cara melakukan simulasi evakuasi mandiri. Peringatan HKB 2021 tersebut diinstruksikan oleh Sekretaris Daerah Propinsi Bali. Simulasi tersebut tidak hanya berguna bagi peringatan HKB 2021 namun makna yang sesungguhnya yakni Undhira bersiap apabila ada bencana gempa seawaktu-waktu. Jalur-jalur evakuasi telah disiapkan sehingga akan akan mempermudah dan menekan korban bila ada bencana gempa tak terduga.
Acara simulasi/latihan evakuasi mandiri tersebut diikuti oleh mahasiswa Undhira yang kebetulan pada saat itu ada acara pembukaan PKM Undhira 2021, serta Rektor, Wakil Rektor dan para Kaprodi, Kabag. Dilingkungan Undhira dengan seluruh pengurus dan karyawan Dhyana Pura. Simulasi tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protocol kesehatan Covid 19 secara ketat dan disiplin.
Humas Undhira.
