Badung, 1 Agustus 2025 — Universitas Dhyana Pura (Undhira) bersama Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan Kansai University, Jepang, resmi membuka kegiatan Summer Camp 2025 bertajuk “Visual Ethnography” dalam sebuah seremoni pembukaan yang digelar secara daring melalui platform Zoom.

Rektor Undhira, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, dosen, dan tamu undangan. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada panitia dari UKDW dan Undhira atas dedikasi dan kerja sama lintas institusi yang telah memungkinkan terselenggaranya program ini. Menurutnya, program ini bukan sekadar ruang belajar, melainkan juga sarana untuk membangun persahabatan, saling mengenal budaya, serta memperkuat jejaring antarbangsa. “Semoga ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan,” ujarnya.

Program Summer Camp “Visual Ethnography” dirancang sebagai ruang eksplorasi budaya dan perspektif melalui pendekatan visual storytelling—sebuah metode yang memadukan observasi etnografi dengan kekuatan narasi visual. Selama lebih dari satu bulan ke depan, peserta akan diajak untuk melihat lebih dalam kehidupan masyarakat lokal di Bali dan Yogyakarta, sembari memperkaya sudut pandang mereka dalam memaknai keberagaman manusia.

Seremoni pembukaan turut dihadiri Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., yang bersama Rektor Undhira menandai pembukaan resmi program dengan membunyikan alat musik tradisional khas Bali dan Yogyakarta—sebuah simbol penyatuan budaya dalam semangat kolaborasi.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak 1 hingga 28 Agustus 2025, di mana peserta mengikuti 11 mata kuliah dan tutorial secara daring, disertai diskusi asinkron dan penulisan ringkasan untuk setiap topik. Pada 12–22 Agustus, peserta akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan observasi dan wawancara di dua lokasi: Bali dan Yogyakarta. Hasil temuan akan didiskusikan dalam sesi Focus Group Discussions (FGD) serta disusun dalam laporan. Memasuki tahap akhir, peserta akan berkolaborasi dalam proyek kelompok dan menyusun presentasi akhir yang dijadwalkan berlangsung secara daring pada 4 September 2025. Program ini akan ditutup dengan upacara penutupan pada 8 September 2025.

Summer Camp ini diharapkan menjadi ruang interkultural yang inspiratif, sekaligus jembatan kerja sama jangka panjang antara institusi pendidikan lintas negara.