Universitas Dhyana Pura mendukung dan sekaligus berpartisipasi dalam acara lomba susur mangrove yang diadakan oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar dengan menggunakan kano sekaligus mengumpulkan sampah plastik, Selasa (25/2/2020) berlokasi di Estuaria DAM, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Kegiatan ini diadakan serangkaian memeriahkan HUT Kota Denpasar ke 232, yang diikuti oleh pelajar SMA/SMK, mahasiswa dan komunitas lingkungan yang ada di Kota Denpasar. Acara dilepas oleh Bapak Walikota Denpasar yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Bapak A.A.G. Bayu Brahmasta. Universitas

Dhyana Pura partisipasinya diwakili oleh 6 orang  mahasiswa dan 2 orang dosen pendamping dari Program Studi D4 Manajemen Pariwisata. Peran dua orang mahasiswa  Undhira yaitu Ni Komang Ayu Sumiatingsih dan Putu Sinta Darma Putri adalah sebagai MC yang didampingi oleh I Nengah Rata Artana, S.Sn.M.Sn dan Agus Satya Mastra, S.Psi. Sedangkan 6 orang adalah peserta lomba yang juga mewakili Undhira dalam ajang lomba susur mangrove ini. Salah seorang peserta mengungkapkan kesanya, lomba susur mangrove tersebut sangat berkesan karena bisa berpartisipasi membersihkan sampah yang ada di tengah hutan mangrove. Pada kesempatan ini Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kerang ikut serta menyerahkan bibit kerang Abalon ke Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar yang akan dilepas di pada saat perlombaan. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A.G Bayu Brahmasta mengatakan demi menjaga kelestarian sumber kelautan dan perikanan maka peran masyarakat sangat penting, serta kegiatan yang berlangsung diharapkan untuk bisa dijadikan sebagai ajang edukasi bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam.

Undhira yang juga menerapkan konsep green campus, maka jika ada kegiatan pelestarian alam di masyarakat tentu akan siap mendukunag kegaiatan serupa, asalkan masyarakat atau instansi memberikan informasi atau undangan. Dengan menyusur mangrove sambil memungut sampah maka diharapkan akan dapat menumbuhkan kecintaan pelajar dan masyarakat tentang pentingnya mangrove dan membudayakan hidup bersih tanpa sampah. “Menjaga hutan mangrove berarti kita juga menjaga kelestarian habitat pantai, selain itu hutan mangrove juga dapat menjadi tempat rekreasi, sehingga nantinya dapat berkontribusi dan menumbuhkan ekonomi kreatif dalam memberdayakan masyarakat pesisir” ujarnya. Ketua panitia lomba susur Mangrove, Komang Kona Antara mengatakan jumlah peserta lomba susur mangrove ini berjumlah 50 tim yang terdiri dari 100 orang dan masing-masing tim terdiri dari 2 orang, lomba ini dikategorikan menjadi 2 yakni pelajar dan umum.“Kegiatan ini selain memeriahkan HUT Kota  Denpasar ke 232, juga bertujuan untuk melestarikan habitat pantai dan berupaya meningkatkan motivasi masyarakat untuk melestarikan sumberdaya alam yang ada di Kota Denpasar” paparnya. Sampai di penghujung kegiatan, maka  panitia mengumumkan hasil lomba para juara yang diraih oleh masing-masing kategori, antara lain : SMKN 2 Denpasar meraih juara I dan Pemogan-Komunitas Tukad Badung juga meraih juara I.  Sampai saat ini Undhira membuka 15 program studi dengan akreditasi “B”, yang juga sejak awal telah menerapkan sistem pendidikan link and match; ada tautan dan kecocokan antara teori yang diajarkan di kelas dengan kebutuhan dunia kerja.

Semoga dukungan Undhira ini akan terus dapat dirasakan terutama oleh para nelayan, sehingga pelestarian hutan mangrove akan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Selanjutnya seluruh civitas akademika Universitas Dhyana Pura mengucapkan Selamat HUT Kota Denpasar ke 232 yang jatuh pada setiap tanggal 27 Februari. Semoga  dengan tema  “Rahayu Guna Kaya” kota Denpasar akan mampu menjadi kota yang kreatif, berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat.