Badung, 20 April 2026 – Universitas Dhyana Pura resmi membuka Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 pada Senin (20/4) di Aula Gedung E. Mengusung tema “Creative Culture Tourism: Membangun Talenta Mahasiswa Berkarakter, Beragam, dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Acara pembukaan berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang diawali oleh pembukaan, doa bersama, serta menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars dan Hymne Undhira, serta Mars Mahasiswa. Suasana semakin semarak melalui penampilan Tari Sekar Jagat oleh UKM Tari.
Ketua Panitia PKM 2026, Ni Komang Saraswati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri secara kreatif dan inovatif. Presiden Mahasiswa, Emanuel Kalikit Taranau, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang adaptif dan berdaya saing.

Sementara itu, Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., MMA., M.A., secara resmi membuka kegiatan dan berharap PKM 2026 mampu melahirkan inovasi berbasis budaya yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Dhyana Pura turut memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan berbagai unit yang berada di bawah naungan Yayasan Dhyana Pura. Pada momen tersebut juga dilakukan launching “Dhyana Pura Swara” sebagai bagian dari upaya pengembangan media komunikasi dan kreativitas di lingkungan yayasan.

Kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, S.E., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi dan ekspresi bagi mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti PKM merupakan refleksi penting dari peran strategis mahasiswa dalam mendorong pariwisata Indonesia yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa merupakan agen perubahan yang mampu mengolah kekayaan budaya menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang bernilai.
Memasuki sesi inti, kegiatan dipandu oleh moderator I Kadek Abi Sastra, S.Tr.Par dengan menghadirkan narasumber I Wayan Rusdika, S.Sos., M.I.Kom, serta Komang Divya Satya Pradnyana dan Made Putri Dwi Maharani. Dalam pemaparannya, I Wayan Rusdika mengangkat konsep “Mahasiswa Berkarakter” yang menekankan pentingnya pengembangan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu beradaptasi dalam keberagaman, menguasai kompetensi masa depan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Konsep talenta unggul ini mengintegrasikan empat aspek utama, yaitu karakter, keberagaman, kompetensi (4C), dan dampak, yang diimplementasikan melalui berbagai program seperti mentoring, pertukaran pelajar, magang, dan pengabdian masyarakat.
Sementara itu, narasumber Komang Divya Satya Pradnyana dan Made Putri Dwi Maharani menyoroti pentingnya culture awareness di era digital, di mana budaya tidak hanya diwariskan, tetapi harus dihidupkan dan dikembangkan agar tetap relevan. Mereka menjelaskan bahwa tantangan globalisasi, seperti dominasi konten digital, persepsi budaya yang dianggap kuno, serta komersialisasi tanpa makna, menuntut adanya perubahan paradigma bahwa budaya merupakan potensi besar dalam ekonomi kreatif. Melalui kolaborasi antara UMKM, komunitas, dan generasi muda, budaya dapat dikemas secara inovatif melalui pendekatan creative culture tourism tanpa kehilangan nilai aslinya.
Sesi pemaparan materi berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif peserta. Melalui kegiatan ini, Universitas Dhyana Pura berharap mahasiswa dapat menjadi talenta unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif terhadap keberagaman, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kreativitas berbasis budaya.
