Di benak masyarakat khususnya di luar dunia kampus, tentu akan bertanya apa itu SINTESA dan SINAMPTEK? SINTESA akronim dari Seminar Ilmiah Nasional Teknologi Sains dan Sosial Humaniora, merupakan sebuah forum ilmiah berupa seminar nasional bagi dosen dan peneliti dalam mendiseminasikan atau mempublikasikan hasil serta pemikiran yang kritis. Sedangkan SINAPTEK adalah Seminar Ilmiah Nasional Aplikasi Iptek; forum ilmiah bagi dosen dalam mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kedua seminar ini bisa diikuti oleh seluruh dosen di wilayah Indonesia, sehingga suasana akademik antar dosen, serta jalinan keilmuan akan semakin terbangun.

Ditahun 2020 UNDHIRA melalui lembaga LPPM yang kepalanya adalah Putu Chris Susanto, BA.,M.BA, M.Ed. telah sukses menggelar dua seminar yang bergengsi ini untuk kali ketiganya. Panitia seminar telah bekerja aktif dari tanggal 18 Maret 2020 dan mengadakan rapat perdana 2 April 2020. Sebagai ketua panitia adalah Putu Indah Lestari, SP.,M.Pd. Pembicara dari Kepala LLDIKTI VIII Wilayah Bali, NTB dan NTT Prof.DR. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si,yang menyampaikan topik “Paradigma Baru Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi” bertindak sebai moderator adalah Dr. Agung Wahyu Permadi,SST.,M.Fis. Pada pengantarnya  Prof. Dasi memaparkan bahwa Perguruan Tinggi (PT) sebagai center of excellent, PT sebagai pendidikan akhir yang harus digarap dengan sungguh-sungguh, PT sebagai agen perubahan dan pembaruan, PT sebagai wadah peningkatan kualitas SDM unggul dan berdaya saing, PT sebagai lembaga strategik peningkatan APK generasi muda. Disampaikan pula bahwa dosen jangan hanya orientasinya pinter dan mengejar jam mengajar saja, tapi dosen ataupun kampus harus bermasyarakat, tegasnya bersemangat. Sedangkan pada kesimpulan paparannya, penelitian adalah sebuah kewajiban, pengabdian sebagai budaya, inovasi sebagai tradisi. Selanjutnya pembicara kedua dari Faye Wongso yang saat ini menjabat sebagai President, Coworking Indonesia Association dan Co-Founder & CEO KUMPUL, yang bergerak dibidang startup dengan 7 sektor utama yaitu education, agriculture, tourism, health, fintech, energy, logistic. Dalam paparannya kepada peserta Faye Wongso mengajak kampus sebagai lembaga pendidikan, dosen dan  generasi muda membangun startup, untuk mendukung pemberdayaan SDM Indonesia serta pertumbuhan ekonomi.

Persiapan seminar yang cukup panjang ini berjalan sukses, kendatipun pelaksanaannya harus ditingkatkan lagi, namun peserta UNDHIRA telah sukses menggelar acara ini, meskipun dilakukan secara virtual, yang sesungguhnya seminar virtual ini sangat riskan terjadi hambatan, karena biasanya terkait dengan sistem jaringan internet, namun berkat kesigapan panitia semua berakhir dengan happy ending. Pada acara pembukaan, rektor UNDHIRA Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., MMA., MA, hadir secara virtual, menyambut dan menyapa para peserta seminar yang diikuti oleh 19 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Rektor berharap seminar berjalan dengan lancar, semua peserta dapat menyajikan materi dengan baik, serta disampaikan ucapan terimakasih untuk seluruh panitia. Hadir juga secara virtual Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Dr. Ni Made Diana Erfiani, SS., M.Hum dan Wakil Rektor Bidang Operasional,SDM, Pemasaran, Dr. Drs. R.Tri Priyono Budi Santoso, SE,MM, para dekan dan 15 orang Kaprodi di lingkungan Universitas Dhyana Pura.

Peserta yang ikut dalam SINTESA dan SINAPTEK adalah 102 judul penelitian dan 34 judul pengabdian. Peserta katagori penilitian cukup banyak, yang menunjukkan bahwa meskipun situasi nasional ada dalam masa pandemik COVID-19, namun spirit para dosen untuk mengadakan riset dan pengabdian kepada masyarakat tidak mengalami hambatan, sebab motivasi penelitian dan pengabdian untuk tujuan pengembangan SDM menuju “Indonesia Maju”, sesuai dengan visi pemerintah kita. Acara SINTESA dan SINAPTEK ditutup oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Dr. Ni Made Diana, SS., M.Hum.yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia dan semua peserta, serta mengumumkan peserta terbaik. Peserta terbaik diraih oleh Pande Putu Indira Prima Dewi, A.A. Ayu Putri Permatasari sebagai terbaik 3 dengan judul “Karakteristik Membran Kombinasi Nata De Coco Dan Leri dalam Aplikasi Desalinasi Larutan NaCL Berbasis Elektrodialis”. Terbaik 3 diraih oleh Ni Kadek Ariasih, I Wayan Dharma Suryawan dengan judul “ Implementasi Metode Certainty Factor untuk Diagnosa Penyakit Mata Merah Visus Turu pada Manusia, terbaik 3 diraih oleh I Nyoman Sudiana, Gede Hendri Ari Susila, dkk. Dengan judul “Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Pengelola Sampah Desa Menuju Produk Unggulan Bumdesa Jinengdalem, Buleleng Bali. Pada acara penutupan Wakil Rektor Ibu Dr. Diana dan Kepala LPPM UNDHIRA Bapak Putu Chris Susanto juga mengucapkan banyak terimakasih kepada para sponsor acara yaitu; Kumpul Kembali Hub, BNI 46, Maha Bhoga Marga (MBM), Momment, Channel Bali, Made Klasik, Milky Momo, Kripik Gonde Gotik, Manik Bali, Catur Santi Herbal, Astagina.   Akhirnya sampai jumpa di SINTESA SINAPTEK 2021. Dari kami LPPM UNDHIRA Bali ; Salam Teladan dan Unggulan.