Era disruption ditambah masa pandemi covid 19 mendorong percepatan perubahan disegala bidang. Di era tersebut terjadi perubahan yang significant akan berbagai kebutuhan jenis pekerjaan. Masa kedepan banyak ragam pekerjaan yang tidak dibutuhkan lagi dan sebaliknya banyak jneis pekerjaan baru bermunculan. Dalam situasi tersebut dibutuhkan adaptasi dengan cepat akan perubahan tersebut. Perubahan tersebut disikapi juga oleh dunia pendidikan disamping kini pendidikan di Indonesia adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKB). Hal tersebut jelas akan mempengaruhi kebutuhan masyarakat (societal need), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need).

Mengacu dari hal tersebut maka Program Studi Sastra Inggris melakukan peninjauan kembali atau redesign kurikulum, agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan. Workshop yang dilakukan secara daring tersebut mengundang pembicara dari Universitas Udayana  Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini, M.Hum. seorang dosen dan juga Asesor Badan Akreditasi Nasional  Perguruan Tinggi, pada Jumat, 10 September 2021 pukul 14..00 – 17.00 WITA. Dengan menghadirkan dosen Sastra Inggris, pengguna yakni Maria Regina dan Ni Luh Purwiasih serta para Alumni yang diwakili  Ni Luh Putu Yuni Krisnayanti, Ni Luh Devi Apriliani dan I Nengah Iwan Darmawan dan Bagian Pengembangan Metode Pembelajaran dan MKU Undhira.

Worskhop yang tujuannya agar dapat melaksanakan redesign kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan tuntutan pengguna lulusan serta perkembangan ilmu dan keahlian tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik yang sekaligus juga dosen Prodi Sasrta Inggris. Dalam pembukaan tersebut Dr. Diana menyampaikan bahwa : “Pademi Covid 19 mendorong percepatan perubahan , kurikulum dimasa kini harus lebih terbuka tidak eksklusif milik prodi saja. Proses peninjauan kurikulum hendaknya sesuai dengan panduan yang ditetapkan. Visi misi, capaian dan dintegrasikan dengan bahan kajian dan juga akan ditambahan dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Prodi mempersiapkan dokumen kurikulum secara lengkap sehingga memudahkan mahasiswa mendapat benefit sesuai dengan kebutuhan industri. Untuk itu harus dirancang berlandaskan tracer study, profile lulusan dan juga kebutuhan Industri.”

Dalam kesempatan tersebut Kaprodi Sastra Inggris Putu Chrisma Dewi, M.Hum. mempresentasikan rancangan Kurikulum dengan rancangan profile lulusan Prodi Sastra Inggris Undhira : English wraiter and comunicator; Public speaker, Pelaku pariwisata; Pengalih Bahasa; Language instructor dan Edupreneur. Dan Dr. Malini memberikan tanggapan-tanggapan serius serta memberikan beberapa arahan dan masukan   seiring dengan program MBKB sehingga penyelenggaraan workshop tersebut tercapai serta prodi dan dosen lebih memahami dan mampu mengaplikasikan kurikulum yang telah disusun berupa Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Sementara para pengguna memberikan tanggapan sesuai dengan padangan dari sisi industri yang digelutinya. Para alumni sebagai orang yang pernah menjadi mahasiswa dan kini telah memasuki lapangan kerja yang beragam memberikan masukan yang lebih inovatif dan kekinian.

Salam Teladan dan Unggulan

Humas Undhira