Kegiatan workshop problem-based learning yang diperuntukan dosen Program Studi Manajemen melibatkan juga program studi lain yang keilmuannya serumpun di Lingkungan Universitas Dhyana Pura.  Workshop tersebut dilakukan secara hybrid pada Jumat, 23 Juli 2021. Secara khusus workshop problem base learning tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen Undhira.  Dengan peningkatan kapasitas dosen maka diharapkan  meningkatkan juga kualitas lulusan, sehingga lulusan siap bersaing pada dunia usaha dan dunia industri.

Workshop yang pesertanya dosen Program Studi Manajemen S1, Manajemen Pemasaran D3, Manajemen Perhotelan D4 dan Program Studi Akuntansi di lingkungan Universitas Dhyana Pura (Undhira) tersebut mengundang narasumber yakni Aries Heru Prasetyo, M.M.,Ph.D dosen  PPM School of Management dan Co-Founder Asia Anti Fraud serta segudang prestasi sejenisnya. Tema yang diagendakan pada workshop dihari pertama, 23 juli 2021 yakni “Penyusunan modul ajar berbasis business case method”.

Workshop tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Hibah PKKM yang Undhira peroleh di tahun anggaran 2021 Kemendikbud Ristek. Dari 3000 Perguruan Tinggi di Indonesia ada 400 proposal yang diikutsertakan dalam program hibah PKKM.  Namun hanya 145 proposal yang lolos dan Proposal Studi (Prodi) Manajamen S1 Undhira salah satu diantaranya yang lolos. Bersyukur melalui hibah PKKM tersebut Undhira khususnya Prodi Manajemen dijembatani pengembangannya.  Ada tiga peningkatan yang akan dicapai dalam program PKKM yakni : peningkatan akselerasi – prestasi & kewirausahaan mahasiswa ; peningkatan kapasitas dan kompetensi dosen serta penguatan kemitraan dan peningkatan kurikulum. Ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi dan Kemahasiswaan dan juga ketua taskforce Hibah PKKM yakni Dr. Ni Made Diana Erfiani ketika membuka workshop tersebut.

Dengan Program PKKM tersebut Undhira bersiap berubah, salah satu perubahan yang radikal yakni dari sudut metode pembelajaran. Untuk itulah Workshop Problem Based Learning diselenggarakan. Pada pertemuan hari pertama Heru Prasetya  memaparkan : Pengajaran dengan menggunakan metode kasus bisnis dan project team, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Penilaian,  dan Penulisan modul ajar berbasis kasus bisnis. Selama dua sesi di hari pertama dipandu pada workshop  tersebut Heru Prasetya memaparkan dengan lincah dengan memberikan beberapa contoh kasus. Dan pada kesempatan tersebut Putu Diah Krismawintari, SE, MM selaku PIC dan juga Ketua Program Studi Manajemen menyampaikan beberapa case plan di prodi manajemen. Setelah pemaparan sesi pertama dan kedua, maka para dosen diharapkan memahaminya serta mampu menerapkannya.

Di sesi tiga dan empat para peserta workshop berbagi dalam room yang sesuai dengan prodinya masing-masing untuk membuat case plan. Workshop akan dilanjutkan pada Kamis, 29 Juli 2021 . Pada pertemuan hari kedua yakni seminggu setelah pertemuan hari pertama diharapakan case plan yang telah dirancang dan dibuat bisa dipresentasikan,  sehingga workshop dari kedua kan secara detail dan runut membahas case plan masing-masing group.

Salam Teladan dan Unggulan

Humas Undhira.