Universitas Dhyana Pura (Undhira) melanjutkan pengembangan akademik dan kolaborasi internasional dilakukan dengan terselenggaranya kuliah umum bertajuk “Digital Marketing in Tourism”. Kegiatan ini secara khusus diadakan untuk menyambut dan memberikan wawasan bagi mahasiswa dari Dili Institute of Technology (DIT), Timor Leste.

Kuliah berjalan dengan baik pada hari Selasa, 11 November 2025, bertempat di ruangan theater Universitas Dhyana Pura. Acara ini merupakan bagian dari inisiatif kerja sama antar institusi.

Rombongan mahasiswa DIT tiba didampingi oleh Wakil Rektor 2 DIT, Ibu Dr. Carla A. J. da Costa, ST., MM., dan Dekan Fakultas Pariwisata DIT, Bapak Agustinus Nahak Seran. Kedatangan mereka disambut hangat oleh tim dari Kantor Urusan Internasional (KUI) Undhira.

Kuliah ini juga dihadiri oleh tim dari Kantor Urusan Internasional (KUI) Undhira, yang turut mendampingi para peserta. Tim KUI yang hadir antara lain: I Gede Neil Wardhana, S.S., M.Hum., Oktavian Eka Putra, B.A., Putu Sarah Kaori Rahmadewi, S.S., Putu Chris Susanto, B.A., M.B.A., M.E.B., I Putu Sebastian Adriansa, S.S., M.Hum.

Suasana kuliah menjadi semakin hangat di awal acara dengan sesi perkenalan dan sharing dari salah satu mahasiswa Undhira yang berasal dari Timor Leste, Diego Gracia Fonseca, B.BUS. Sesi ini memberikan perspektif langsung mengenai pengalaman belajar dan progam internasional di Undhira yang mempererat hubungan kekeluargaan antar mahasiswa dari kedua negara sebelum memasuki sesi utama.

Inti dari pertemuan kuliah ini adalah penyampaian materi oleh Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, dengan tema “Digital Marketing in Tourism”.

Dalam pemaparannya yang mendalam, Prof. Rai Utama menekankan poin krusial bahwa destinasi wisata tanpa adanya storytelling adalah sia-sia. Beliau menggarisbawahi bahwa kekuatan narasi dan cerita menjadi hal yang penting untuk menarik perhatian di era pemasaran digital.

Lebih lanjut, beliau juga menyoroti pentingnya penyesuaian pendekatan pemasaran di setiap tempat. “Pendekatan di setiap tempat akan berbeda, tidak semua tempat cocok dengan tourism approach di Bali,” tegas beliau, mengingatkan para mahasiswa akan perlunya strategi yang unik dan kontekstual.

Bagian penutup yang paling menarik perhatian adalah diskusi tanya jawab yang berlangsung sangat interaktif. Antusiasme mahasiswa DIT terlihat jelas, di mana tercatat 5 tanggapan dari mahasiswa mengenai pertanyaan yang dilontarkan oleh Rektor Undhira, serta 4 pertanyaan konstruktif yang diajukan oleh mahasiswa lainnya. Tingginya partisipasi ini mencerminkan tingginya minat mahasiswa DIT terhadap implementasi Digital Marketing di sektor pariwisata. (KUI)