Badung, 10 November 2025 – Universitas Dhyana Pura (Undhira) resmi membuka Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2025 yang mengusung tema “Green Campus Movement: Membangun Kesadaran Pengelolaan Sampah.” Kegiatan pembukaan yang berlangsung di Aula Gedung E Undhira ini dihadiri oleh para dekan, kaprodi, perwakilan unit, dosen, dan mahasiswa. Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA., membuka kegiatan secara resmi dengan pemukulan gong.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa PKM merupakan ajang bagi mahasiswa untuk menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan sportivitas. Melalui rangkaian kegiatan seperti seminar, pameran kewirausahaan, kompetisi seni, olahraga, dan sains, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat karakter sebagai generasi muda yang kreatif, adaptif, dan berintegritas. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, dosen, serta seluruh peserta atas dedikasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan Seminar Nasional Pekan Kreativitas Mahasiswa 2025, yang dipandu oleh Dr. Rahmadi Prasetijo, dosen Prodi Biologi Undhira. Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Ir. I Made Rai Warastuthi, ST., M.Si dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Badung, serta Ni Luh Putu Ratih Pravitha dari komunitas Griya Luhu.

Dalam pemaparannya, Dr. I Made Rai Warastuthi menjelaskan kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Badung yang saat ini mencapai sekitar 547 ton per hari. Sebagian besar sampah masih ditangani secara konvensional dan menumpuk di TPA Suwung yang sudah mengalami kelebihan kapasitas. Ia menyoroti pentingnya pemilahan sampah dari sumber, pengolahan organik melalui sumur kompos dan tong komposter, serta penguatan bank sampah di berbagai wilayah. Strategi ini diharapkan mampu mendukung ekonomi sirkular dan menjaga keberlanjutan lingkungan Bali sebagai destinasi wisata bersih dan hijau.
Sementara itu, Ni Luh Putu Ratih Pravitha menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah menuju sistem yang berkelanjutan dan partisipatif. Melalui prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), masyarakat didorong untuk melakukan pengurangan, pemilahan, serta pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri. Ia juga memperkenalkan berbagai inovasi seperti kompos, biopori, maggot, eco-enzyme, bank sampah, hingga upcycling sebagai solusi konkret. Komunitas Griya Luhu, yang berdiri sejak 2017 di Gianyar, telah menyelamatkan lebih dari 1.000 ton sampah dari TPA serta memberdayakan ratusan perempuan dalam gerakan lingkungan berbasis digital dan edukatif.

Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 akan berlangsung pada 10–14 November 2025 di lingkungan kampus Undhira. Kegiatan ini menghadirkan beragam agenda menarik seperti seminar inspiratif, pameran kewirausahaan, lomba futsal, bola voli, fashion show, digital poster, dan busana adat kepura. Selain itu, PKM juga dirangkaikan dengan Open Campus bagi siswa SMA/SMK, workshop Resona Saintek tentang pembuatan kombucha, seminar Combat Sport, serta penggalangan dana sosial oleh Unit Kegiatan Mahasiswa.
Dengan semangat Green Campus Movement, Universitas Dhyana Pura berkomitmen untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini dan mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan dalam mewujudkan kampus yang hijau, kreatif, dan berkelanjutan.